Pemerintah: Hasil Negatif Rapid Test Tidak Jamin Bebas dari Virus Corona


Sabtu, 21 Maret 2020 - 16:25:31 WIB
Pemerintah: Hasil Negatif Rapid Test Tidak Jamin Bebas dari Virus Corona Achmad Yurianto Foto: dok.BNPB

JAKARTA, HARIANHALUAN.COM - Pemerintah sejak Jumat lalu lakukan rapid test di beberapa titik yang menjadi pusat penyebaran virus Corona (COVID-19). Namun, juru bicara pemerintah terkait penanganan virus Corona, Achmad Yurianto menyebutkan jika hasil negatif rapid test tidak menjamin seseorang terbebas dari Virus Corona.

"Hasil negatif dari rapid test ini tidak memberi jaminan kepada yang bersangkutan tidak sedang sakit (terinfeksi Corona-red)," kata Yuri dalam siaran teleconference di akun YouTube BNPB, Sabtu (21/3/2020).

Yuri menjelaskan hal itu bisa terjadi pada seseorang yang terinfeksi virus Corona di bawah enam sampai tujuh hari. Di fase tersebut, respons imunitas seseorang yang dinyatakan positif Corona, lanjut Yuri, belum terlihat.

Yuri mengatakan untuk kasus tersebut, pihaknya akan melakukan rapid test ulang dalam waktu enam hingga tujuh hari berikutnya. Oleh sebab itu, Yuri mengatakan kepada tiap orang yang dinyatakan negatif dari hasil rapid test tetap harus melakukan social distancing.

"Kita menginginkan siapa pun meski dalam pemeriksaannya negatif tidak kemudian merasa dirinya sehat. Tetap harus melakukan pembatasan. Tetap mengatur jarak dan berkomunikasi secara sosial," kata Yuri.

"Oleh karena itu pahami betul hasil negatif tidak memberikan garansi jika tidak sedang terinfeksi Covid-19," sambungnya.

"Oleh karena itu sekali pun hasilnya negatif tidak boleh menganggap bahwa dirinya betul-betul sehat dan terbebas dari corona virus disease 19. Bisa saja kalau saat ini negatif, bisa saja dengan ketidakhati-hatian bisa saja tertular orang yang positif," sambungnya. (h/*)

 Sumber : detikNews /  Editor : Heldi

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]