Benarkah? Virus Corona Diklaim Bunuh Lebih dari 1 Orang Per Jam di New York


Sabtu, 21 Maret 2020 - 19:28:51 WIB
Benarkah? Virus Corona Diklaim Bunuh Lebih dari 1 Orang Per Jam di New York Pasien Covid-19 sulit dapat kamar di RS rujukan pemerintah. (Suara.com/Iqbal)

JAKARTA, HARIANHALUAN.COM -  Virus Corona atau Covid-19 diklaim membunuh lebih dari satu penduduk New York, Amerika Serikat, dalam kurun waktu 1 jam.

Hal ini terjadi pada Jumat (20/3/2020). Dari pukul 10.00 hingga 18.00 waktu setempat, 14 orang di New York meninggal gara-gara virus.

Baca Juga : Gempa Jatim, Presiden Perintahkan Jajarannya Temukan Korban yang Tertimbun Reruntuhan

Seperti dialihbahasakan Suara.com dari laman New York Post, Jumat (21/3/2020), hal ini membuat angka kematian di New York akibat Corona menjadi 43 orang.

Di Hari Jumat kelabu itu, tercatat 29 orang meregang nyawa akibat virus Corona. Ini adalah kali pertama ada angka kematian 2 digit dalam sehari di kota tersebut.

Baca Juga : BNPB Tegaskan Gempa Malang Bukan Termasuk Megathrust, Tapi Zona Beniof

Komisaris Kesehatan New York dokter Oxiris Barbot, minta warga memaklumi kematian dua digit setiap hari sebagai hal yang normal, setidaknya untuk sementara waktu.

"Saya tidak akan terkejut jika kita sampai pada suatu hari ketika kita memiliki dua digit orang baru sekarat setiap hari," katanya pada konferensi pers Balai Kota Jumat sore.

Baca Juga : Minibus Terjun ke Sungai di Agam, Ini Nama-nama Korban

Selama periode delapan jam pada hari Jumat, kasus positif Corona alias Covid-19 di kota tersebut juga naik dari 5.151 menjadi 5.683.

Di Brooklyn ada 1.750 kasus positif Covid-19. Kemudian, ada 1.514 kasus positif Covid-19 di Queens, 1.402 di Manhattan, 736 di Bronx, dan 285 di Staten Island. (h/*)

Baca Juga : Sedang Nongkrong, Warga di Padang Dilempari Gerombolan Bersepeda Motor

Editor : Heldi | Sumber : suara.com
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]