Diduga Hendak Tawuran, Puluhan Remaja Diamankan Satpol PP Padang, Tiga di Antaranya Wanita


Ahad, 22 Maret 2020 - 12:05:39 WIB
Diduga Hendak Tawuran, Puluhan Remaja Diamankan Satpol PP Padang, Tiga di Antaranya Wanita Satpol PP Padang saat menertibkan remaja yang hendak tawuran. Ist

PADANG, HARIANHALUAN.COM -- Kasat Pol PP Padang, Alfiadi ajak warga Kota Padang agar selalu mendengarkan intruksi yang diberikan oleh Pemko Padang, agar bersama-sama bisa memutus rantai penyebaran Covid-19 di Kota Bingkuang ini.

"Sampai hari ini memang belum ada yang di nyatakan positif covid 19 di Kota Padang, namun untuk pencegahan Pemko Padang sudah bekerja extra agar warga kita tidak terjangkit covid 19 ini. Berbagai cara terus dilakukan Pemko Padang, sekarang tinggal kitanya lagi, mari kita sama-sama ikuti intruksi Pemko jika tidak ingin virus ini berkembang bersama kita dan keluarga, himbauan atau kerja keras pemerintah tidak ada artinya bila masyarakatnya tetap bandel tidak mau mengisolasi diri," kata Alfiadi Kasat Pol PP Padang, Minggu (22/3/2020).

Di teruskan Alfiadi, masyarakat tidak usah panik dalam menghadapi covid 19 ini, ambil hikmah dari semua ini. Dunia sedang detox. Mari nikmati kumpul dengan keluarga. Hentikan bepergian jika betul-betul tidak ada keperluan yang mendesak, hentikan jalan-jalan terlebih dahulu, cukup di rumah saja bersama keluarga.

"Intruksi Wali Kota Padang, salah satu cara untuk memutus rantai penularan covid-19 ya mengisolasi diri, saatnya anak- anak bahagia bersama kita dirumah, jangan biarkan mereka berkeliaran, selalu dalam pengawasan keluarga. Sambil kita pastikan bisa terakses dengan tugas-tugas dari sekolah via online. atau berikan mereka pengetahuan tentang covid 19 ini," ucap Alfiadi

Inilah saatnya orang tua berkreasi di dalam rumah. Beribadah bersama, curhat-curhatan bersama anak, diskusi, bermain peran, aneka permainan masa kecil, masak-masakan dan bersih-bersihan rumah, bukan ikut pula mengajak mereka untuk panik.

"Para orang tua harus memahami intruksi Wali Kota tersebut, pastikan ini bukan liburan massal. Jangan pula di ajak atau membiarkan anak-anak kita untuk keluyuran dan kumpul-kumpul yang tak bermanfaat," imbuh Alfiadi.

Salain itu, Alfiadi membenarkan ada sebanyak 22 orang anak-anak dibawah umur, yang diduga hendak akan melakukan tawuran di kawasan Kuranji yang sudah di amankan oleh pihak ke polisian dan diserahkan ke Satpol PP untuk dilakukan pembinaan.

"Sebanyak 16 orang diamankan Polsek Kuranji, 3 diantaranya adalah wanita. 6 orang lagi diamankan oleh Polresta Padang, semua sudah di Mako, untuk sementara mereka kami data terlebih dahulu, dan kita berikan arahan serta kita lakukan pembinaan sesuai prosedur yang ada. Mereka kita lepas setelah pihak keluarga hadir sebagai penjamin, jika tidak ada orang tua yang menjemput, mereka kita kirim ke Dinas Sosial untuk di bina lebih lanjut," tambah Alfiadi.

Lanjutnya, jika di antara mereka ada yang sudah berulang kali diamankan, Satpol PP akan lakukan pelaporan ke pihak Kepolisian untuk di Pidanakan.

"Jika berulang-ulang salah satu langkah dan cara yang harus kita buat yakni mempidanakan atau menuntut orang tua mereka, ini harus kita lakukan untuk menjaga Trantibum di Kota Padang terhadap anak tauran ini. Kondisi negeri seperti ini masih ada tawuran rasanya para orang tua sudah keterlaluan dan tidak bertanggung jawab ke pada anaknya, maka ini sudah termasuk pelanggaran hukum orang tua mengabaikan anaknya, disamping itu mereka termasuk penyebar covid-19 untuk dirinya dan untuk orang lain," tegasnya. (*)

 Sumber : Rilis /  Editor : Milna

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]