Apa Hubungan Radiasi Handphone dan Kanker Otak? 


Ahad, 22 Maret 2020 - 19:34:07 WIB
Apa Hubungan Radiasi Handphone dan Kanker Otak?  ilustrasi kanker otak

HEALTH, HARIANHALUAN.COM -- Pernahkah Anda mendengar bahwa handphone Anda dapat mengeluarkan radiasi yang bisa membuat Anda kanker otak? Dilansir dari databoks, pengguna handphone di tanah air mencapai 371,4 juta pengguna atau 142 persen dari total populasi sebanyak 262 juta jiwa di bulan Januari 2017. 

Artinya, rata-rata setiap penduduk memakai 1,4 handphone karena satu orang terkadang menggunakan 2 sampai 3 kartu handphone. Sementara kaum urban Indonesia mencapai 55 persen dari total populasi. Apabila handphone merupakan sumber bahaya maka akan ada banyak kaum Indonesia yang sedang dalam bahaya.

Kalimat pengunaan handphone dapat mengakibatkan kanker otak pertama dikeluarkan secara resmi oleh World Health Organization (WHO) pada 31 Mei 2011 bahwa radiasi yang dikeluarkan oleh handphone berpotensi menjadi karsinogenik (memiliki kemampuan untuk mengakibatkan kanker pada manusia). 

Dimana ada asosiasi antara pengunaan handphone dan peningkatan resiko terjadinya glioma atau salah satu tipe tumor otak. Sebuah studi menemukan pada mencit percobaan bahwa ada asosiasi antara radiasi dengan tumor jantung, tumor otak dan tumor kelenjar adrenal pada tikus jantan.

Namun, studi yang sama juga mengatakan bahwa penemuan ini tidak dapat diaplikasikan secara langsung kepada manusia karena eksposur yang diberikan pada mencit lebih tinggi dibandingkan pada manusia dan radiasi yang diberikan mencakup seluruh tubuh dibandingkan dengan manusia yang menerima radiasi secara lebih terlokalisir.

Terdapat juga beberapa studi yang menemukan efek samping lainnya dari radiasi handphone seperti pandangan kabur, ansietas, iritabilitas, kelemahan, pusing dan kejang. Namun, perlu diperhatikan bahwa studi ini mengambil gejala-gejala dari orang-orang yang dianggap memiliki eksposur terhadap radiasi sehingga mungkin terdapat beberapa bias.

Beberapa lembaga seperti WHO, Food and Drug Administration (FDA) dan National Cancer Institute (NCI) akhirnya menyatakan bahwa “tidak ada bukti ilmiah yang konsisten yang dapat menunjukan bahwa eksposur terhadap radiasi dari handphone dapat menimbulkan efek samping terhadap kesehatan/meningkatkan resiko kanker”.

Sepintas terlihat bahwa tidak ada asosiasi antara radiasi dengan tumor otak maupun kesehatan manusia namun perlu digarisbawahi bahwa lembaga-lembaga tersebut tidak dapat mengeluarkan pendapat yang menyatakan sebaliknya karena belum adanya penelitian yang cukup kuat dan valid. Hasil studi yang ada sekarang hanya mencoba pada mencit atau tipe studi yang kurang kuat untuk membuktikan asosiasi. 

Lantas, apa yang perlu kita lakukan untuk mengurangi eksposur radiasi? CDC dan FDA menyarankan beberapa hal yaitu:

  1. Gunakan headset hands-free yang langsung terhubung ke handphone Anda
  2. Gunakan speaker lebih sering
  3. Berbicara melalui handphone Anda sesingkat dan sejarang mungkin
  4. Simpan handphone Anda di dalam tas, jangan di dalam kantong baju atau celana
  5. Letakan handphone Anda sejauh mungkin dari Anda apabila tidak menggunakannya. (*)
     

 Sumber : Haluan Media Group /  Editor : Agoes Embun

Akses harianhaluan.com Via Mobile m.harianhaluan.com

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]
APP HARIANHALUAN.COM