Mantan Presiden Real Madrid Meninggal Karena Corona


Ahad, 22 Maret 2020 - 19:42:31 WIB
Mantan Presiden Real Madrid Meninggal Karena Corona Mantan Presiden Real Madrid, Lorenzo Sanz.

MADRID, HARIANHALUAN.COM -- Mantan presiden Real Madrid, Lorenzo Sanz meninggal dunia di usia 76 tahun pada Sabtu (21/3/2020) atau Minggu dini hari WIB setelah terinfeksi virus corona (Covid-19). Sanz adalah Presiden El Real dari 1995 hingga 2000, telah dirawat di rumah sakit karena demam setelah dinyatakan positif corona.

"Dari La Liga, kami ingin mengucapkan belasungkawa yang terdalam atas wafatnya Lorenzo Sanz baru-baru ini. Banyak dari kita telah berbagi pekerjaan dan persahabatan," demikian pernyataan resmi La Liga, dilansir dari Haluan.co (Haluan Media Group), Minggu (22/3/2020).

"Kami berbagi rasa sakit atas kekalahan ini, terutama bagi Real Madrid, klub yang selama bertahun-tahun ia menjadi presiden. Beristirahatlah dengan tenang," sambung pernyataan La Liga.

Los Blancos memenangkan enam trofi selama masa Sanz sebagai presiden, termasuk Liga Champions pada 1998 dan 2000. Putra Lorenzo Sanz, Fernando Sanz, mengkonfirmasi awal pekan ini bahwa ayahnya telah dirawat di rumah sakit tetapi keluarganya tidak yakin pada tahap itu apakah ia menderita penyakit tersebut.

"Dia tidak ingin pergi ke rumah sakit sampai dia kekurangan udara dan keadaanya semakin memburuk," kata Fernando Sanz.

Berumur 76 tahun, Lorenzo Sanz sempat mendapat perawatan medis lantaran kondisinya yang terlalu kritis dalam kurun waktu beberapa hari belakangan. Sayangnya, virus Corona (Covid-919) yang sudah menggerogoti tubuh Sanz tak bisa terobati lagi. Sanz, sebelumnya lahir di Madrid 1943 dan mendapat kekuatan penuh untuk menguasai Los Blancos 52 tahun setelahnya ketika sukses menggantikan peran Ramon Mendoza.

Sanz menjadi sosok penting karena sempat melakukan rekrutan bersejarah masa kegemilangan El Real sejak era kepelatihan Fabio Capello. Beberapa contoh pemain yang didatangkannya antara lain Roberto Carlos, Clarence Seedorf, Davor Suker, dan Predrag Mijatovic yang pernah menangkan Liga Champions 1997-1998.

Kesuksesan Madrid dibawah naungannya terbukti dengan dua gelar kompetisi Eropa berbarengan dengan kesuksesan La Liga Spanyol sebelum akhirnya diselenggarakan pemilihan presiden klub yang berikutnya. Pada 2000 hirarki Sanz harus berakhir karena dalam pemilihan presiden klub Real Madrid berhasil dimenangkan Florentino Perez dengan margin 3 ribu lebih suara. 

Pada 2004, Sanz kembali mencoba merebut takhta El Real, tapi tetap saja kalah saing dari Perez selaku sahabat baiknya. Real Madrid sendiri dikabarkan akan melangsungkan penghormatan terakhir kepada salah satu tokoh yang berperan dalam kesuksesan mereka ini. Wafatnya Sanz karena virus Corona ini sekaligus menjadi pukulan pertama di kompetisi La Liga Spanyol. (*)

 Sumber : Haluan Media Group /  Editor : Agoes Embun

Akses harianhaluan.com Via Mobile m.harianhaluan.com

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]
APP HARIANHALUAN.COM