Akhirnya 17 Ton Suplai Medis China Mendarat di Indonesia


Senin, 23 Maret 2020 - 15:21:21 WIB
Akhirnya 17 Ton Suplai Medis China Mendarat di Indonesia Ist

JAKARTA, HARIANHALUAN.COM -- Sebanyak 17 ton suplai medis yang dikirim China untuk mengatasi virus corona di Indonesia dilaporkan telah mendarat.

Dilansir dari Kompas.com, Senin (23/3/2020), dalam tayangan video yang diunggah di Twitter, Xinhua melaporkan bahwa pesawat yang mengangkut segala kebutuhan medis itu sudah tiba di Jakarta.

Suplai medis yang berjumlah 17 ton itu diangkut oleh pesawat Xiamen Airlines, dan sampai di Bandara Soekarno-Hatta Senin WIB (23/2/2020).

Dalam keterangan resminya, perwakilan Xiamen Airlines menuturkan bahwa mereka sudah mendapat permintaan dari Pemerintah Indonesia.

Dua hari setelah menerima permintaan itu, Xiamen langsung berkoordinasi dengan otoritas terkait di China untuk menyiapkannya.

Setelah pasokan siap, pesawat berangkat dan menempuh perjalanan selama 48 jam untuk membawa kebutuhan tim medis dalam merawat pasien virus corona.

Dikutip dari Antara serta tayangan di Twitter, suplai itu mencakup 50.000 sarung tangan, 800.000 alat tesCovid-19, dan material lainnya.

Xiamen Airlines menerangkan, penerbangan tersebut menjadi penerbangan internasional pertama yang mereka dapat sejak wabah merebak.

Sebelumnya, Menteri Pertahanan RI Prabowo Subianto mengatakan, pemerintah Negeri "Panda" siap untuk membantu Indonesia menangani wabah.

Prabowo mengaku sudah berkomunikasi dengan Menteri Pertahanan China, Jenderal Wei Fenghe, di mana Wei menanyakan apa yang dibutuhkan Jakarta.

"Saya sudah kirim daftar. Enggak tahu berapa yang akan dipenuhi," ujar Prabowo saat meninjau logistik di Bandara Halim Perdanakusuma.

Berdasarkan keterangan yang dilampirkan Xinhua di Twitter, perlengkapan medis yang dikirimkan dariChina tersebut dibeli oleh pemerintah RI.

Sejak wabah pertama menyebar tiga pekan lalu,Indonesia telah melaporkan 514 kasus positif penderita virus corona, dengan 48 orang meninggal.

Sementara berdasarkan situs Worldometer, total lebih dari 339.000 orang di seluruh dunia positif menderita virus dengan nama resmi SARS-Cov-2 tersebut.

Sejumlah negara seperti Perancis, Italia, maupun Spanyol memutuskan melakukan lockdown karena jumlah kasus dan kematian yang meningkat pesat. (*)

loading...
 Sumber : Kompas.com /  Editor : Milna
Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]