Mau Tau Partikel Hantu di Alam Semesta? Ini Dia Penjelasannya


Senin, 23 Maret 2020 - 15:43:43 WIB
Mau Tau Partikel Hantu di Alam Semesta? Ini Dia Penjelasannya Ist

JAKARTA, HARIANHALUAN.COM -- Matahari melepas partikel ini saat peleburan Hidrogen menjadi Helium. Neutrino. Inilah partikel paling misterius di alam semesta. Ilmuwan menjulukinya partikel hantu. Miliaran partikel ini menghantam Bumi setiap detiknya.

Karena amat kecil dan amat ringan, para ilmuwan cukup lama menganggap partikel tidak punya bobot. Kini diketahui, partikel ini juga punya massa walau ekstra ringan dan sulit ditimbang bobotnya.

Pakar fisika Magnus Schlösser tahu lebih banyak terkait Neutrino. Partikel ini jauh lebih kecil dari yang diperkirakan. Itu baru hasil pengukuran awal.

"Sekarang diketahui, kami bisa membagi dua batasan teratas massa Neutrino, yang dulu dua Elektron-volt menjadi separuhnya. Kami sekarang tahu, Neutrino harusnya lebih ringan dari satu Elektron-volt. Orang sangat sulit menjelaskan apa bobot sebuah elektron itu. Ini satuan bobot dengan 36 nol di belakang koma, kilogram. Jadi luar biasa ringan", ujar Schlösser, dikutip dari Viva.co.id, Senin (23/3/2020).

Magnus Schlösser adalah salah satu anggota tim riset gabungan yang terdiri dari seratus ilmuwan dan pakar dari seluruh dunia.

Tugas mereka, memecahkan rahasia terbesar ilmu fisika, menggunakan timbangan Neutrino berukuran raksasa KATRIN. Instalasi ini dibangun di Deggendorf, Jerman pada 2001 oleh sebuah perusahaan khusus.

Menimbang partikel hantu dengan instalasi raksasa

Perangkat timbangan untuk mengukur bobot Neutrino berukuran raksasa. Konstruksi yang beratnya 200 ton ini terlalu besar untuk diangkut lewat jalan bebas hambatan, dan harus diangkut lewat Sungai Donau, melintasi beberapa negara Eropa berjarak 9.000 kilometer.

Barulah pada etape terakhir, instalasinya diangkut melalu jalan raya sampai ke pusat penelitian di Karlsruhe. Di sini alat timbangan itu dirakit. Sebuah upaya raksasa untuk meneliti Neutrino amat kecil dan berbobot super ringan.

Magnus Schlösser menjelaskan lebih lanjut; "kami menemukan 300 Neutrino pada tiap sentimeter kubik alam semesta, yang tersisa dari Dentuman Besar. Selain itu ada sumber tambahan, dari matahari atau supernova, yang memproduksi Neutrino dalam jumlah besar yang sampai ke Bumi.

Tapi semua Neutrino ibaratnya hanya lewat di tubuh kita, dengan interaksi ekstrim lemah. „Bisa dibilang, listrik Neutrino menembus tubuh kita sepanjang waktu, setiap sentimeter kubik ada satu miliar Neutrino, tapi kita samasekali tidak merasakannya", ujar pakar fisika dari Jerman itu. (*)

 Sumber : Viva.co.id /  Editor : Milna

Akses harianhaluan.com Via Mobile m.harianhaluan.com

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]
APP HARIANHALUAN.COM