Simak! Ini Tiga Kriteria Warga yang Bisa Ikut Rapid Test Corona


Senin, 23 Maret 2020 - 19:35:46 WIB
Simak! Ini Tiga Kriteria Warga yang Bisa Ikut Rapid Test Corona Ilustrasi

JAKARTA, HARIANHALUAN.COM - Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menyatakan pihak Pemerintah Provinsi Jabar akan melaksanakan rapid test corona atau tes cepat virus corona (Covid-19) kepada warga yang diprioritaskan.

Kegiatan ini akan diselenggarakan di beberapa daerah yang rencananya akan dimulai Rabu (25/3) mendatang. Tak semua orang akan dites corona.
Emil, sapaan akrabnya menjelaskan bahwa tes Covid-19 ini tes yang jumlahnya banyak tapi terbatas.

Baca Juga : Miris! Uang Tak Dikirim Istri, Pria Ini Cekik dan Siksa Anaknya

Artinya, tes masif di daerah dengan penyebaran Covid-19 paling besar itu tidak ditujukan bagi seluruh warga Jabar, melainkan hanya untuk tiga kategori.

"Tes masif ini bukan untuk semua orang. Ini adalah uji petik untuk mencari peta persebaran," kata Emil saat menggelar rapat jarak jauh tentang persiapan pelaksanaan tes Covid-19 di Gedung Pakuan, Kota Bandung, Senin (23/3).

Baca Juga : 3 Provinsi Ini Rentan Terhadap Virus Corona

Kategori pertama, yakni masyarakat dengan risiko tertular paling tinggi seperti orang dalam pemantauan (ODP) yang baru tiba dari luar negeri, pasien dalam pengawasan (PDP) dan keluarga, tetangga, dan temannya, serta petugas kesehatan di rumah sakit yang menangani Covid-19.

Lalu kategori kedua, yaitu masyarakat dengan profesi yang interaksi sosialnya atau rawan tertular.

Baca Juga : Parah! Disuruh Social Distancing, Tujuh Remaja di Padang Ini Malah Ikut Balap Liar

Sedangkan kategori ketiga meliputi masyarakat luas yang memiliki gejala sakit yang diduga penyakit Covid-19. Dugaan tersebut harus merujuk keterangan dari fasilitas kesehatan, bukan self-diagnosis atau mendiagnosis diri sendiri.

Adapun daerah penyelenggara tes masif Covid-19 tersebar di wilayah Kabupaten Bogor, Kota Bogor, Kota Depok, Kabupaten Bekasi, dan Kota Bekasi. Sementara sebagian Bandung raya meliputi Kota Bandung, Kabupaten Bandung, Kabupaten Bandung Barat, Kota Cimahi, dan Kabupaten Sumedang.

Baca Juga : Perangi Wabah Corona, Bank Nagari Bantu 200 Stel APD untuk Tim Medis RSUP Dr M Djamil

"Jika sehat tidak perlu tes, kecuali sehat tapi masuk dalam kategori yang berinteraksi sosial-massa," katanya.

Menurutnya, kalau tidak masuk dalam ketiga kategori tadi, maka tidak usah panik dan tetap tinggal di rumah saja, sosial distancing.

"Tidak perlu khawatir harus di tes ini dan itu kecuali tiga kategori tadi," ujar Emil.(*)

Editor : NOVA | Sumber : cnnindonesia
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]