Pemkab Pessel Pastikan Warganya Belum Ada Terjangkit Corona


Senin, 23 Maret 2020 - 19:52:06 WIB
Pemkab Pessel Pastikan Warganya Belum Ada Terjangkit Corona Sekda Pessel Erizon saat memberikan arahan kepada sejumlah OPD terkait langkah dan upaya pencegahan virus corona atau Covid-19 di Kabupaten Pesisir Selatan.

PAINAN, HARIANHALUAN.COM - Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan memastikan belum ada warganya yang terjangkit virus corona atau COVID-19. Namun, pejabat setempat terus melakukan langkah konkrit sebagai upaya pencegahan dan antisipasi.

"Ya, belum ada laporan warga yang terjangkit ataupun suspect virus corona. Namun, sosialisasi dan upaya penyemprotan disinfektan terus kami lakukan bersama gugus tugas percepatan penanganan Covid-19," ujar Sekda Pessel, Erizon di Painan, Senin (23/3).

Menurutnya, berdasarkan hasil rapat gugus tugas percepatan penanganan (GTPP) Covid-19 yang dipimpinnya, hingga kini Kabupaten Pesisir Selatan masih dalam kondisi aman. Bahkan, terkait salah satu pasien yang dirujuk dari Puskesmas Kambang, ke RSUD M.Zein Painan pada Sabtu (22/3) lalu, hasil didiagnosa dokter menjelaskan infeksi paru-paru bukan terjangkit virus corona.

"Jadi, masyarakat kami imbau jangan terpengaruh dengan berbagai informasi yang beredar di media sosial. Namun, kami meminta agar tetap waspada dan selalu jaga kebersihan dan kesehatan," ucapnya lagi.

Ia mengklaim, hingga kini tercatat enam warga daerah setempat yang masuk dalam daftar orang dalam pantauan (ODP) Covid-19 yang tersebar pada empat kecamatan.

"Satu diantaranya adalah pasien dengan pengawasan (PDP). Petugas kesehatan terus memantau perkembangan mereka," tuturnya.

Selain itu, ia mengimbau agar masyarakat yang baru kembali dari daerah atau negara yang terjangkit Covid 19, diharapkan melapor ke puskesmas setempat.

"Kami minta kepada camat agar berkoordinasi dengan petugas kesehatan setempat guna mendorong masyarakat ODP dengan sukarela melapor untuk melakukan isolasi secara mandiri," katanya mengingatkan.

Sementara, terkait pengalihan proses belajar mengajar di rumah, ia meminta petugas Satpol PP setempat terus melakukan patroli dan menindak tegas para siswa yang masih berkeliaran di tempat-tempat umum.

"Untuk sementara, kami juga memutuskan untuk menutup sementara semua objek wisata yang ada di Pesisir Selatan. Tujuannya adalah untuk mencegah penyebaran Covid-19," ucapnya.

Terpisah, Kepala Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran Kabupaten Pesisir Selatan, Dailipal menyebutkan, untuk mengantisipasi penyebaran virus corona di daerah setempat, pihaknya bakal mendirikan posko di perbatasan pintu masuk daerah setempat.

Posko bakal dibangun sebanyak tiga unit, posko pertama di Siguntur yang merupakan perbatasan Kabupaten Pesisir Selatan dengan Kota Padang, posko kedua di Tapan, perbatasan dengan Jambi, sementara posko ke tiga adalah di Silaut, perbatasan dengan Bengkulu.

Menurutnya, di posko tersebut bakal disiagakan sejumlah personel instansi terkait, mulai dari Dinas Kesehatan, BPBD, Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran, polisi, TNI dan pihak terkait lainnya.

"Petugas di posko ditugaskan untuk mengecek kesehatan orang-orang yang masuk ke Pesisir Selatan dengan mengecek suhu tubuh dan serangkaian pemeriksaan lainnya. Tujuannya untuk memastikan tidak ada pengunjung atau warga lokal yang terpapar virus corona," ujarnya. (*)

Reporter : Okis Mardiansyah /  Editor : NOVA

Akses harianhaluan.com Via Mobile m.harianhaluan.com

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]
APP HARIANHALUAN.COM