Corona Mengancam, Objek Wisata di Sumbar Ditutup Sementara


Senin, 23 Maret 2020 - 21:55:03 WIB
Corona Mengancam, Objek Wisata di Sumbar Ditutup Sementara Gubernur Sumbar, Irwan Prayitno saat rapat Koordinai Penanggulangan Covid 19 di Auditorium Gubernuran, Senin ( 23/3/2020).

PADANG, HARIANHALUAN.COM -- Sejumlah destinasi pariwisata di Kabupaten dan Kota di Sumbar memutuskan untuk menutup kunjungan untuk sementara berkaitan dengan upaya pencegahan penyebaran virus corona atau (Covid-19).

"Ada 12 kabupaten kota di Sumbar, objek wisata yang ditutup yang masuk berbayar dan bukan yang terbuka. Hal ini semua langkah kita bersama mengurangi keramaian," kata Gubernur Sumbar, Irwan Prayitno usai rapat Koordinai Penanggulangan Covid-19 di Auditorium Gubernuran, Senin (23/3/2020).

Meskipun wisata terbuka tetap dibuka, Irwan menegaskan, pihaknya tetap mewaspadai penyebaran virus Corona melalui Dinas Kesehatan setempat dengan melakukan penyemprotan disinfektan sesuai dengan SOP atau menggunakan hand sanitazer.

"Menurut data pasien yang terkena virus corona hampir semuanya punya riwayat dari luar negeri atau daerah yang sudah ada positif terjangkit virus corona. Kebanyak Orang Dalam Pengawasan (ODP) yang terkena, seperti masyarakat yang melakukan umroh atau berpergian ke Malaysia yaitu jamaah tabliq yang baru pulang dari Malaysia," ulas Irwan.

Selain itu kata Irwan, untuk domestik dari Bali, Jakarta dan Surabaya atau daerah lain yang terpapar virus corona. Hasil sementara belum ada yang terkena virus Corona. Dia pun menyebut, untuk sementara waktu penerbangan dari Malaysia ditutup.

"Tujuannya untuk mempersempit ruang bagi penyebaran virus corona, dan saya dapat informasi dari Angkasa Pura ada penambahan empat flight pesawat dari Jakarta," beber Irwan.

Oleh karena itu, kata Irwan, pihaknya akan memperketat pengawasan di Bandara Internasional Minangkabau (BIM), serta setiap perbatasan yang menuju Sumbar untuk selalu memantau semua kegiatan pengawasan virus Corona ini.

"Kita harus waspadai setiap perbatasan, langsung mengecek penumpang menuju Sumbar melalui perbatasa dengan menggunakan thermo gun," ungkapnya. (*)

loading...
Reporter : Milna /  Editor : Milna
Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Kamis, 16 April 2020 - 15:02:34 WIB

    Gawat! Devisa RI Diprediksi Lenyap Rp150 Triliun akibat Corona

    Gawat! Devisa RI Diprediksi Lenyap Rp150 Triliun akibat Corona JAKARTA, HARIANHALUAN.COM -- Sektor pariwisata menjadi sektor yang paling merana di tengah pandemi COVID-19. Padahal sektor ini menyumbang devisa yang cukup besar bagi Indonesia..
  • Kamis, 02 April 2020 - 13:53:12 WIB

    Dihantam Corona, Kunjungan Wisman ke Sumbar Anjlok 21,5 Persen

    Dihantam Corona, Kunjungan Wisman ke Sumbar Anjlok 21,5 Persen PADANG, HARIANHALUAN.COM -- Jumlah kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ke Sumbar per Februari 2020 menurun 21,5 persen, dibanding periode yang sama tahun 2019. Penurunan signifikan ini dipengaruhi mewabahnya penyebaran v.
  • Selasa, 24 Maret 2020 - 11:57:35 WIB

    Resor Mewah Maldives pun Jadi Tempat Karantina Corona

    Resor Mewah Maldives pun Jadi Tempat Karantina Corona JAKARTA, HARIANHALUAN.COM - Salah satu resor mewah di Maldives ini mesti ditutup dan jadi tempat karantina. Alasannya, ada staf yang terinfeksi virus Corona..
  • Ahad, 22 Maret 2020 - 09:50:39 WIB

    Corona Meluas, 84 Detinasi Wisata Ditutup, Termasuk Pulau Komodo

    Corona Meluas, 84 Detinasi Wisata Ditutup, Termasuk Pulau Komodo LABUAN BAJO, HARIANHALUAN.COM -- Balai Taman Nasional Komodo (BTNK) mengumumkan penutupan aktivitas pariwisata di dalam kawasan TNK mulai Minggu (22/3/2020). Itu dilakukan sebagai upaya antisipasi penularan Covid-19..
  • Jumat, 20 Maret 2020 - 19:59:15 WIB

    Efek Corona, Pemprov Sumbar Sarankan Iven di Daerah Ditunda

    Efek Corona, Pemprov Sumbar Sarankan Iven di Daerah Ditunda PADANG, HARIANHALUAN.COM -- Gubernur Sumbar, Irwan Prayitno menyebutkan, akan tetap memberi ruang kepada Bupati dan Walikota untuk menentukan status objek wisata masing-masing. Pasalnya, hal itu menjadi kewenangan pada Kabupa.

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]