Angkanya Melonjak, Dinkes Sumut Ancam Buka Identitas ODP Corona yang Berkeliaran


Selasa, 24 Maret 2020 - 08:25:45 WIB
Angkanya Melonjak, Dinkes Sumut Ancam Buka Identitas ODP Corona yang Berkeliaran ilustrasi Peviko-19

MEDAN, HARIANHALUAN.COM -- Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Utara (Sumut) mengancam akan menyebarluaskan identitas orang dalam pemantauan (ODP) terkait virus corona (penyakit virus korona, Peviko-19) yang masih berkeliaran dan tidak mengisolasi diri. Ancaman itu dikeluarkan menyusul lonjakan jumlah ODP di Sumut pada Senin kemarin, dari 496 orang menjadi 763 orang diduga karena banyak ODP yang berkeliaran.

"Ada kenaikan 35 persen. ODP ini kami dapatkan melalui penyelidikan epidemiologi kepada kontak erat dari seluruh yang positif. Kalau ODP ini bisa kita identifikasi seluruhnya, maka ini pertanda kita berkontribusi memutus rantai penularan yang terjadi," kata Kepala Dinkes Sumut Alwi Mujahit yang juga tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 di Sumut.

Dilansir Riaumandiri.id (Haluan Media Group), menurut Alwi, saat ini pihaknya sedang berkonsultasi dengan ahli hukum untuk meminta saran hukum guna mengatasi para ODP yang membandel. Masih banyak ODP ini yang membandel akibatnya terjadi peningkatan seperti saat ini. Maka, pihaknya meminta saran hukum kepada ahli hukum. 

"Kami akan umumkan ODP ini dimana saja, nama dan alamatnya sehingga tidak membahayakan orang lain. Jadi masyarakat yang akan menjaga supaya dia (ODP) tidak ke mana-mana. Kalau pertimbangan hukumnya nanti membolehkan kami, maka akan kami umumkan," tegasnya.

Alwi menjelaskan para ODP ini ditelusuri karena telah melakukan kontak erat terhadap pasien positif Covid-19 dan orang-orang yang baru pulang dari daerah terjangkit. Namun penelusuran para ODP ini tidak mudah. "Tentunya ini tidak mudah karena tidak semua orang bersedia ditanya dan ini terjadi di beberapa daerah, bahkan petugas kami smpai diancam," jelas Alwi.

Alwi menambahkan untuk PDP (Pasien Dalam Pengawasan) yang dirawat di sejumlah rumah sakit rujukan saat ini berjumlah 50 orang. Kemudian ada 6 PDP yang sudah dipulangkan atau negatif Corona. Sementara itu, tercatat seorang PDP meninggal dunia berinisial AG. PDP tersebut sempat dirawat di RS Siloam Medan. Alwi belum bisa memastikan apakah PDP tersebut positif covid-19 lantaran hasil laboratoris belum keluar.

"Masih menunggu hasil lab. Mudah-mudahan PDP yang lain bisa kita rawat sampai sembuh. Untuk PDP yang positif Covid-19 di Sumut ada dua orang, antara lain satu orang yang masih dirawat di RSUP H Adam Malik Medan dan PDP positif corona meninggal dunia beberapa waktu lalu yakni Dokter UMT," tambahnya. (*)

 Sumber : Haluan Media Group /  Editor : Agoes Embun

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]