Ketika Corona hanya Sebuah Mobil Jepang, Kini Jadi Ketakutan Global


Selasa, 24 Maret 2020 - 11:40:33 WIB
Ketika Corona hanya Sebuah Mobil Jepang, Kini Jadi Ketakutan Global Replika mobil Corona Mark II. (Agoes Embun/harianhaluan.com)

OTOMOTIF, HARIANHALUAN.COM -- Ketika corona hanya sebuah mobil sedan yang diproduksi oleh Toyota, selama 40 tahun lebih corona wara-wiri di jalanan dunia. Hingga 20 tahun lalu banyak orang mengenal corona hanya sebuah mobil sedan yang melegenda. Seperti dikutip dari AutoZeitung, perusahaan otomotif asal Jepang itu meluncurkan sebuah mobil bernama Corona. 

Maka dalam tiga bulan terakhir ini, Corona kembali menjadi topik utama pembicaraan di seluruh dunia. Namun kali ini bukanlah sebuah mobil, melainkan virus. Awalnya virus Corona diketahui muncul di Wuhan, China. Kemunculannya telah mengejutkan yang pada akhirnya membuat kekhawatiran besar bagi masyarakat dunia. 

Hingga hari ini, sudah ratusan ribu orang terinfeksi virus Covid-19. Total angka kematiannya pun mencapai ribuan orang di seluruh dunia. Sedangkan, obat penawarnya sampai saat ini masih belum ditemukan. Virus corona benar-benar membawa perubahan besar bagi seluruh negara di dunia. 

Banyak kota ditutup, orang-orang lebih memilih menghindari keramaian karena mereka khawatir untuk berpergian. Bahkan, banyak negara yang ekonomi jadi melambat akibat Virus Corona. Hingga saat ini dunia pun masih terus berjuang menghadapi wabah virus tersebut, termasuk diantaranya Indonesia.

Namun, jika menilik sejarahnya, Corona memiliki generasi pertama sebuah sedan kecil diproduksi tahun 1957-1960, yakni Corona ST10 bermesin 995 cc. Saat pertama datang ke Jerman tahun 1973, mobil tersebut sempat menjadi sensasi. Bahkan, kendaraan roda empat itu sempat pula digadang-gadang bakal menjadi nomor satu di kelasnya.

Nama Corona sendiri diambil dari bahasa Latin, jika dalam bahasa Inggris, Corona berarti crown. Corona pernah menyebar ke seluruh negara di dunia ini, namun dalam bentuk mobil buatan Toyota. Dalam rentang waktu yang cukup panjang, Toyota menjual mobil ini mulai tahun 1957 hingga 2001. Sedangkan, Corona masuk ke Indonesia sekitar tahun 1970-an dan dirakit lokal oleh generasi keempat.

Di banyak negara, Corona merupakan mobil Toyota pertama yang diimpor mereka, salah satunya ke negara Inggris. Mobil yang melegenda itu dinilai telah mampu mencapai kesuksesan besar di seluruh dunia. Di sejumlah negara, mobil Corona ini dijualnya dengan berganti nama menjadi Carina.

Ketika Corona hanya sebuah mobil, selama 44 tahun dijual ke pasaran Corona mempunyai 10 generasi. Mobil tersebut juga memiliki banyak varian serta spesifikasi yang beragam. Perusahaan mobil asal Jepang itu pernah meluncurkan Corona seri dua pintu (coupe), sedan empat pintu, hingga model body bergaya station wagon.

Sedangkan, bila berbicara mengenai mesin, mobil Corona ini paling rendah punya kapasitas 1,2 liter – 2,4 liter. Bahkan, ada juga yang dibekali dengan mesin turbo. Kalau yang digunakan untuk taksi, bahan bakarnya menggunakan gas. Model pertama yang dirilis tahun 1957 masih disebut Toyopet Corona. Pada awalnya mobil ini ditujukan bagi kalangan masyarakat kelas atas.

Mobil tersebut masih tetap berada di bawah mobil flagship Toyota kala itu, yakni Toyota Crown. Selang 10 tahun kemudian Toyota memproduksi Corona Mark II, sehingga Corona pun masuk ke segmen yang lebih prestisius. Mobil ini bisa dibilang moncer sejak diluncurkan tahun 1957 sampai 1986, karena penjualannya secara global mampu tembus hingga 5 juta unit.

Sedangkan, Corona Absolute merupakan generasi terakhir yang di jual di Indonesia. Namun sejak 1998, produksi Toyota di Tanah Air digantikan oleh Camry. (*)

 Sumber : dari berbagai sumber /  Editor : Agoes Embun

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]