Lapas Kelas IIB Lubuk Sikaping Batasi Kunjungan Keluarga Binaan


Selasa, 24 Maret 2020 - 14:48:56 WIB
Lapas Kelas IIB Lubuk Sikaping Batasi Kunjungan Keluarga Binaan Petugas dari Gugus Tugas Penanganan Pencegahan Penyebaran Virus Covid-19, sedang melakukan penyemprotan cairan disinfektan di Lapas Kelas IIB Lubuksikaping, beberapa waktu lalu.

PASAMAN, HARIANHALUAN.COM - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) kelas IIB Lubuksikaping, mulai memberlakukan langkah pembatasan kunjungan bagi keluarga warga binaan terhitung sejak Selasa (24/03).

"Keputusan ini merupakan tindak lanjut instruksi dari pihak Kementerian Hukum dan Hak Azasi Manusia, sebagai salah satu upaya mencegah penyebaran virus covid-19 di kalangan warga binaan yang saat ini sudah berjumlah 170 orang lebih," kata kepala lembaga pemasyarakatan setempat, Nofrizal SH MM, di Lubuksikaping, Selasa (24/03).

Pembatasan tersebut, lanjutnya, diberlakukan hingga batas waktu tidak ditentukan dan pencabutannya menunggu perintah lebih lanjut dari pihak terkait lainnya dan atau setidak-tidaknya sudah dinyatakan aman dari situasi terpapar virus mematikan tersebut.

Ia meminta kepada seluruh keluarga dan kerabat warga binaan yang ingin datang berkunjung, agar mengurungkan niatnya untuk sementara waktu.

"Hal ini ditujukan demi menjaga keselamatan bersama agar terhindar dari paparan virus corona yang saat ini penanganannya dilakukan secara gencar pada setiap sektor," sebutnya.

Terkait upaya pencegahan dalam lingkungan lapas tersebut, pihaknya bersama pihak gugus tugas pencegahan dan penanganan virus covid-19 di daerah itu, sudah melakukan penyemprotan cairan desinfektan ke setiap bagian sel tahanan dan kantor.

"Hari ini kami juga sedang membuat fasilitas cuci tangan dan menyediakan cairan hand sanitizer di pintu gerbang utama dan gerbang lainnya yang dinilai perlu, sebagai upaya pencegahan awal," ungkapnya.

Kemudian, lanjutnya, untuk aktifitas warga binaan tetap dilaksanakan seperti biasa seperti melaksanakan olah raga rutin setiap seminggu sekali secara bersama oleh seluruh warga binaan.

Ia berharap, dengan telah dilaksanakannya seluruh protokol pencegahan sebaran virus corona tersebut, tingkat risiko terpaparnya warga binaan oleh virus tersebut, bisa diminimalisir sekecil mungkin.

"Semoga situasi ini bisa dipahami sembari berdoa bersama agar krisis seperti ini bisa berlalu secepatnya dan tidak menimbulkan korban jiwa," ucapnya.

Sebelumnya,Bupati Pasaman, Yusuf Lubis mewajibkan seluruh Satuan Organisasi Perangkat Daerah (SOPD) di daerah itu, untuk menyiapkan fasilitas cuci tangan serta cairan pembersih tangan steril. Dia mengatakan, penyediaan cairan antiseptik untuk pembersih tangan ini penting. 

Terutama, dalam upaya membiasakan diri mencuci tangan, guna mencegah timbulnya suatu penyakit, khususnya wabah virus korona (Covid-19).(*) 
 

Reporter : Rully Firmansyah /  Editor : NOVA

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]