Begini Fakta-fakta 'Petai' Raksasa yang Bikin Geger di Banjarnegara


Rabu, 25 Maret 2020 - 09:39:47 WIB
Begini Fakta-fakta 'Petai' Raksasa yang Bikin Geger di Banjarnegara Penampakan 'petai' raksasa yang bikin geger Banjarnegara (Foto: Uje Hartono/detikcom)

BANJARNEGARA, HARIANHALUAN.COM - Misteri 'petai' berukuran jumbo yang ditemukan warga Desa Panawaren, Kecamatan Sigaluh, Banjarnegara akhirnya terkuak. Buah yang mirip dengan petai raksasa berukuran panjang 120 sentimeter ini ternyata bernama entada.

"Kami sudah cek ke lokasi, pohonnya ada di cagar alam Pringamba 2. Ini bukan petai, tapi entada jenis liana atau tanaman merambat," kata Kepala Resort Konservasi Wonosobo BKSDA Jawa Tengah Adi Antoro dilansir dari detikcom, Selasa (24/3/2020).

Entada itu ternyata merupakan tanaman merambat. Meski masih satu ordo dengan petai, buah tanaman entada ini tidak disarankan untuk dikonsumsi.

Berikut fakta-fakta tanaman mirip 'petai' raksasa itu: 

1. Entada tidak untuk dikonsumsi

Berbeda dengan petai, tanaman entada ini tidak disarankan untuk dikonsumsi. Namun, belum ada penelitian lebih lanjut terkait buah yang ditemukan di daerah Kecamatan Sigaluh, Banjarnegara itu.

2. Memiliki rasa pahit dan sengir

Buah tanaman entada ini mirip dengan jengkol lengkap dengan pelindungnya. Hanya isi buah ini berwarna putih. Menurut warga yang pernah menggigitnya buah ini memiliki rasa pahit dan sengir.

3. Memiliki panjang hingga 120 cm

Buah mirip petai raksasa yang ditemukan warga di Banjarnegara ini ternyata memiliki panjang mencapai 120 cm. Ukurannya mencapai lima kali lipat dari ukuran petai pada umumnya.

4. Ditemukan warga di kawasan hutan lindung

Tanaman mirip petai raksasa itu ditemukan di hutan lindung Pringamba 2, Desa Panawaren, Banjarnegara. Tanaman entada ini tak sengaja ditemukan saat salah seorang pemuda hendak melakukan penanaman pohon di hutan lindung tersebut.

5. Termasuk tanaman langka dan akan dilestarikan

Kepala Resort Konservasi Wonosobo BKSDA Jawa Tengah Adi Antoro mengatakan tanaman entada ini merupakan tanaman langka. Sebab, tak semua kawasan hutan memiliki jenis tanaman entada ini. (*)

 


 

loading...
 Sumber : detikNews /  Editor : Heldi
Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]