Pemda Minta Bandara Minangkabau Ditutup, AP II: Kewenangan Ada di Kemenhub


Rabu, 25 Maret 2020 - 11:28:39 WIB
Pemda Minta Bandara Minangkabau Ditutup, AP II: Kewenangan Ada di Kemenhub BIM

PADANG, HARIANHALUAN.COM - Pemerintah Provinsi Sumatera Barat (Pemprov Sumbar) berkirim surat ke Kementerian Perhubungan (Kemenhub) agar menutup jalur penerbangan menuju Bandara Internasional Minangkabau (BIM) untuk sementara guna mencegah penyebaran virus Corona (COVID-19). PT Angkasa Pura II (Persero) menyerahkan sepenuhnya kebijakan penutupan bandara kepada pemerintah.

"Kami selaku operator menyerahkan sepenuhnya pada pemerintah, karena kewenangan untuk hal tersebut berada di Kementerian Perhubungan," kata Exsekutif General Manager PT Angkasa Pura II Cabang BIM, Yos Suwagiyono, Rabu (25/3/2020).

Yos memastikan pihaknya telah melaksanakan protokol keamanan yang telah ditetapkan pemerintah untuk mencegah penyebaran virus Corona. Dia mengatakan protokol keamanan dijalankan bekerja sama dengan sejumlah pihak terkait.

"Memang untuk memantau ribuan penumpang tidak mudah. Namun minimal BIM sudah mencoba meminimalisir ruang gerak penyebaran virus dengan bekerja sama dengan KKP Bandara serta stakeholder lainnya, memasang alat pemantau suhu dan menyiapkan berbagai sarana lainnya," jelas Yos.

Yos menekankan PT AP II tidak bisa memutuskan untuk menutup penerbangan ke BIM. DIa menegaskan pihaknya tak akan menutup penerbangan jika tidak ada perintah dari Kemenhub.

"Tidak bisa kami yang memutuskan atau mewacanakan penutupan operasional sebuah bandara," sebut Yos.

"Pada prinsipnya, selagi belum ada perintah atau arahan dari Kantor Pusat atau Kementerian Perhubungan, BIM akan terus memberikan pelayanan yang maksimal kepada pengguna bandara, tanpa terkecuali," imbuhnya.

Sebelumnya, Wakil Gubernur Sumatera Barat Nasrul Abit menyebut Pemprov Sumbar sudah mengirimkan surat melalui Sekretaris Daerah kepada Kementerian Perhubungan. Nasrul mengungkapkan melalui surat tersebut Pemprov Sumbar meminta penerbangan menuju BIM ditutup sementara.

"Sekarang ini masih ada eksodus dari Jakarta. Hari ini Pak Gubernur, dan kita sudah sepakat, membuat surat kepada Menteri Perhubungan, kalau bisa penerbangan ke Sumbar disetop dulu. Karena eksodusnya luar biasa. Malahan jumlah penerbangan bertambah," kata Nasrul Abit usai mendampingi Gubernur Irwan Prayitno melakukan teleconference bersama Presiden Jokowi, Selasa (24/3). (*)
 

 Sumber : detikNews /  Editor : Heldi

Akses harianhaluan.com Via Mobile m.harianhaluan.com

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]
APP HARIANHALUAN.COM