Usai Korona PHK Diprediksi Meningkat, Ini Program untuk Mengatasinya


Rabu, 25 Maret 2020 - 13:34:50 WIB
Usai Korona PHK Diprediksi Meningkat, Ini Program untuk Mengatasinya ilustrasi PHK

JAKARTA, HARIANHALUAN.COM -- Pemerintah menyiapkan beberapa lapisan program untuk mengatasi badai Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) yang mungkin terjadi imbas dari wabah COVID-19. Selain Kartu Pra Kerja, ada juga program penanganan PHK dari BP Jamsostek. 

Sekretaris Kementerian Koordinator Perekonomian Susiwijono Moegiarso menerangkan program BP Jamsostek yang dimaksud untuk mengatasi pekerja yang terkena PHK pada sektor formal.

"Pekerja yang terkena PHK pada sektor formal yang ikut dalam kepesertaan BP Jamsostek, Pemerintah juga menyiapkan skema bagi mereka yang ter-PHK yaitu melalui pembiayaan dari BP Jamsostek berupa bantuan pelatihan," ujarnya seperti dilansir detikcom, Rabu (25/3/2020).

Para pekerja formal yang merupakan peserta BP Jamsostek dan terkena PHK akan mendapatkan bantuan pelatihan kerja untuk menjadi bekal mencari kerja kembali. Selain pelatihan, program ini juga menyiapkan insentif sebesar Rp 1 juta per bulan selama 3 bulan. Selain itu ada juga biaya pelatihan.

"Insentif yang diberikan selama 3 bulan, dengan total insentif Rp 3 juta, dan biaya pelatihan Rp 2 juta," tambahnya.

Sementara untuk Kartu Pra Kerja selain diberikan pelatihan, peserta akan mendapatkan biaya transportasi tetap Rp 650 ribu yang terdiri dari Rp 500 ribu murni didapat selama menjalankan pelatihan tiga bulan, dan Rp 150 ribu merupakan tambahan setelah menjalankan survei evaluasi program Kartu Pra Kerja. 

Namun selama masa darurat korona, pemerintah menambah insentif. Para peserta akan mendapatkan honor atau gaji Rp 1 juta setiap bulan selama 3 bulan. (*)

 Sumber : Detik.com /  Editor : Agoes Embun

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]