Imbas Corona, Omzet Penjualan di Pasar Raya Padang Merosot, Pedagang Menjerit


Rabu, 25 Maret 2020 - 16:06:56 WIB
Imbas Corona, Omzet Penjualan di Pasar Raya Padang Merosot, Pedagang Menjerit Ruas Pasar Raya Padang di Jalan Pasar Raya Kampung Baru terlihat lengang. Kondisi ini sebagai imbas kekhawatiran warga terhadap virus Corona di Kota Padang, Provinsi Sumbar. Foto/Milna

PADANG, HARIANHALUAN.COM -- Sejumlah pedagang di Pasar Raya Padang, Provinsi Sumbar mulai menjerit. Mereka mengeluh omzet penjualannya merosot sejak pemerintah mengeluarkan edaran agar masyarakat menjauhi keramaian untuk mengantisipasi penyebaran virus Corona atau Covid-19.

Salah seorang pedagang cabai, Don mengaku sepi pembeli. Karena pemerintah melarang masyarakat mendekati tempat keramaian. Padahal dirinya yang selalu berjualan di kawasan ramai tetap diberikan kesehatan meskipun di tengah wabah virus tersebut.

"Karena aturan itu masyarakat jadi takut keluar rumah. Biasanya saya sehari bisa jual beli Rp500 ribu, sekarang sejak isu Corona ini Rp200 ribu susah nyarinya. Karena pembeli memang sepi," kata Don, Rabu (25/3/2020).

Hal serupa juga disampaikan pedagang sayur, Nunuk. Dia mengeluh terjadi penurunan omzet sejak merebaknya isu virus Corona tersebut. Lantaran, pembeli yang datang hanya pelanggan tetap saja, bukan dari para pengunjung.

"Paling yang beli pelanggan tetap karena butuh untuk bikin lontong pical. Jarang pembeli sejak virus Corona ini, orang yang beli hanya satu atau dua saja. Itu pun tidak jelas juga," keluh Nunuk.

Nunuk berharap, pemerintah dapat segera menangani virus Corona sehingga meredakan kekhawatiran masyarakat. Penanganan ini diperlukan agar virus yang mematikan ini tidak menyebar semakin luas.

"Lihat lah suasana pasar Raya ini, sepi kan. Mudah-mudahan virus Corona cepat berakhir. Jadi masyarakat tidak takut lagi ke pasar, dan transaksi penjualan pedagang kembali membaik," harap Nunuk.

Dari pantauan Harianhaluan.com di lokasi, Pasar Raya Padang yang biasanya dipadati pembeli maupun pengunjung yang hanya sekedar menengok ragam dagangan di pusat perbelanjaan itu kini tampak lengang. Padahal biasanya di waktu siang hari pasar tradisional ini sudah sangat ramai.

Tak ada lagi suasana riuh oleh teriakan para pedagang, akibat terkena imbas pelarangan kawasan kerumunan yang bisa menjadi penularan virus Corona. Lapak-lapak pedagang yang tersusun rapi kini terlihat banyak yang kosong.

Begitu pula, saat ditelusuri ke Mall Pelayanan Publik Kota Padang juga terlihat lalu lintas sepi. Tidak biasanya lalu lintas di kawasan ini lengang. Apalagi di siang hari, biasanya kawasan tersebut selalu macet parah. (*)

Reporter : Milna /  Editor : Milna
Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]