Komunikasi Keluarga yang Baik Menjadi Cara Ampuh Cegah Virus Corona


Rabu, 25 Maret 2020 - 16:11:21 WIB
Komunikasi Keluarga yang Baik Menjadi Cara Ampuh Cegah Virus Corona Ilustrasi

Sejak wabah virus Covid-19 ini muncul yang akhirnya menimbulkan kepanikan publik, sejumlah langkah telah pemerintah lakukan demi menekan kepanikan tersebut. Sejumlah kebijakan dan langkah nyata tidak sedikit dilakukan pemerintah demi memutus penularan virus Corona ini.

Oleh : Ika Primastuti Putri, Mahasiswa Pascasarjana Ilmu Komunikasi Unand

Dengan menutup tempat-tempat umum, meliburkan kegiatan belajar mengajar, melakukan kampanye “work from home”, dan masih banyak langkah yang lainnya. Namun hal tersebut masih menuai pro kontra dan kepanikan semakin menjadi-jadi seiring dengan terus bertambahnya korban yang tumbang akibat wabah ini. Lantas langkah apa yang signifikan dapat membantu masyarakat tetap dalam keadaan tenang dan tidak lagi diselimuti kepanikan?.

Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN), Hasto Wardoyo dalam beberapa waktu lalu mengatakan bahwa, keluarga bisa menjadi benteng untuk mencegah penularan virus Corona (COVID-19).

Merespons cepat arahan Presiden Joko Widodo dalam menghadapi pandemi virus ini, Hasto Wardoyo mengajak seluruh keluarga Indonesia untuk menjalankan Aksi 8 Fungsi Keluarga yaitu meliputi agama, sosial budaya, cinta dan kasih sayang, perlindungan, reproduksi, pendidikan, ekonomi dan lingkungan," kata Hasto dikutip dari keterangan resmi dari Health Liputan6.com pada Selasa (17/3/2020).

Adapun penjelasan dari delapan fungsi keluarga, sebagai berikut:

Pertama, sebagai makhluk yang beriman agar tidak panik dalam menghadapi musibah, selanjutnya dengan kesalehannya bisa melaksanakan amalan untuk menjaga kesehatan, kebersihan dan saling Membantu.
"Kedua, sebagai makhluk sosial dan budaya, berinteraksi, dan beradaptasi dengan sesama, peduli dan cinta tanah air dengan bergotong-royong menjalankan arahan dan petunjuk pemerintah," lanjut Hasto.
Ketiga, sebagai wadah bersemainya kehidupan penuh cinta kasih lahir dan batin, keluarga harus berempati, menolong dan ikut bertanggung jawab untuk tidak menjadi perantara virus dan penyakit.
"Keempat, keluarga sebagai tempat perlindungan bagi seluruh keluarga harus membangun rasa aman dan nyaman serta terlindungi dari paparan virus penyakit. Sikap tanggap terhadap ancaman dengan mengurangi aktivitas di keramaian dan jaga jarak dari orang yang sedang batuk atau flu," Hasto melanjutkan.
Kelima, keluarga sebagai kesinambungan generasi harus terjaga dari ancaman yang menurunkan kualitas kesehatan. Khusus kepada anak balita, ibu hamil dan lanjut usia agar menjaga kesehatan serta meningkatkan imunitas dengan mengurangi aktivitas di luar rumah.
Keenam, setiap keluarga agar membangun percaya diri, melalui interaksi keterdidikan, menyampaikan nilai, norma dan cara berkomunikasi yang sehat dan memastikan tiap anggota keluarga menjalankan etika dalam kehidupan sosial. "Contohnya, etika batuk dengan menutup mulut atau menggunakan masker. Dan menjaga diri dengan selalu bersih, terutama tangan dengan cuci tangan menggunakan sabun," tambah Hasto.
Ketujuh, tanamkan pola hidup yang hemat. Menjaga dan memelihara kesehatan adalah manusia yang tahu betapa mahalnya biaya berobat serta susahnya kehilangan hari kerja dan kebahagiaan.
Kedelapan, peduli pada kebersihan dan kelestarian lingkungan serta bersama masyarakat sekitar membangun semangat gotong royong agar terhindar dari paparan penyakit dan virus.
Hasto berharap setiap keluarga yang melaksanakan aksi 8 fungsi keluarga di atas serta sesuai anjuran Presiden Joko Widodo untuk belajar, bekerja, dan beribadah di rumah. "Tentunya, diharapkan dapat meminimalisir penyebaran COVID-19, khususnya di dalam unit terkecil masyarakat, yakni keluarga," tutupnya.
Selain beberapa hal yang disampaikan oleh Hasto diatas, kita juga dapat melihat dari sisi cara komunikasi dalam keluarga itu sendiri. Komunikasi merupakan hal yang dianggap penting dan dibutuhkan untuk setiap kehidupan manusia.

Komunikasi adalah sarana efektif dalam melakukan berbagai kegiatan, maka dari itu komunkasi merupakan pelengkap kehidupan sehari-hari. Hampir setiap waktu manusia melakukan kegiatan komunikasi baik secara langsung maupun tidak langsung, bahkan komunikasi yang berbentuk verbal dan non verbal. Komunikasi berfungsi untuk menyampaikan suatu pesan untuk mencapai tujuan yang diharapkan.

Dalam sebuah keluarga, komunikasi menjadi hal prinsip dalam menjaga keharmonisan antar anggota keluarga. Dengan adanya komunikasi antara anggota keluarga maka akan mudah mencapai tujuan yang hendak dicapai dalam kelurga tersebut.

Menurut Rae Sedwig (1985), Komunikasi Keluarga adalah suatu pengorganisasian yang menggunakan kata-kata, sikap tubuh (gesture), intonasi suara, tindakan untuk menciptakan harapan image, ungkapan perasaan serta saling membagi pengertian. Komunikasi keluarga yang berkualitas akan menimbulkan beberapa manfaat, antara lain sebagai berikut

1. Keluarga sebagai penyampai informasi yang baik

Setelah wabah Corona ini memakan korban pertama kali di Indonesia, sejumlah data dari berbagai media seakan langsung menjadi konsumsi publik. Banyak awam yang akhirnya ketakutan tanpa melakukan klarifikasi bahkan kebanyakan menjadi frustasi. Hal ini sebenarnya bisa menjadi kewajiban keluarga untuk memperbaiki keadaan, misalnya melakukan komunikasi dengan cara yang positif agar dapat menguatkan anggota yang lain.
2. Timbulnya sikap sosial dalam keluarga

Dengan penyampaian komunikasi yang baik maka jiwa sosial yang dimiliki anggota keluarga akan muncul secara spontan. Hal itu disebabkan karena adanya interaksi antar anggota keluarga yang mana pada akhirnya akan membentuk sikap sosial yang baik juga.
3. Komunikasi keluarga sebagai kontrol

Komunikasi akan membantu untuk mengontrol pergerakan anggota di dalam keluarga maupun di luar keluarga atau di lingkungannya. Dengan berkomunikasi, keluarga akan mengerti hal apa saja yang telah terjadi di luar. Misalnya dalam keadaan darurat Covid-19 ini, komunikasi keluarga menjadi alat kontrol pertama bagi anggota keluarga lainnya. Dengan komunikasi, para anggota keluarga dapat saling mengingatkan dan memberikan informasi mengenai perkembangan apa saja yang terjadi akibat Virus ini.
4. Komunikasi Keluarga dapat melatih sikap empati

Empati muncul karena adanya rasa simpati dan peduli di dalam kehidupan. Saling mengerti, memahami dan peka terhadap anggota keluarga akan menimbulkan rasa empati dalam keluarga maupun lingkungan sekitar. Jika rasa empati disetiap anggota keluarga telah terbentuk, maka kontrol keluarga akan lebih mudah dilakukan, yang pada tujuan akhirnya adalah memberikan ketenangan hati bagi anggota keluarga. (*)

 Editor : Milna

Akses harianhaluan.com Via Mobile m.harianhaluan.com

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Sabtu, 04 Juni 2016 - 05:24:20 WIB

    Menanti Komunikasi Partisipatif Program MM

    Menanti Komunikasi Partisipatif Program MM Laku komu­ni­kasi antar ma­nusia meru­pa­kan aktivitas sosial di mana latar sosial menjadi alas utama ter­jadinya aktivitas komu­nikasi. Latar sosial ber­hubungan dengan latar budaya manakala ak­tivitas komunikasi it.
  • Sabtu, 04 Juni 2016 - 04:46:53 WIB

    Komunikasi Efektif Sebagai Ciri Polisi Humanis

    Komunikasi Efektif Sebagai Ciri Polisi Humanis Sir Robert Marks, mantan Kepala Kepolisian Inggris yang tersohor di era 1970-an mengatakan, seorang polisi di era modern seperti saat ini tidak lagi bersenjatakan water canon, gas air mata atau peluru karet. Senjata polisi ha.
  • Kamis, 12 Mei 2016 - 04:48:19 WIB

    Ahok dan Komunikasi Politiknya

    Ahok dan Komunikasi Politiknya Fenomena kontroversi Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama, atau yang lebih dikenal sebagai Ahok, dalam segala dimensinya begitu dominan dihantarkan media, terutama sepanjang Maret-April lalu. Meskipun sudah mulai terg.
  • Kamis, 24 Maret 2016 - 04:05:13 WIB

    Komunikasi Politik Pasca Pilkada

    Komunikasi Politik Pasca Pilkada Usai sudah prosesi pelantikan para pemimpin daerah di seluruh Indonesia hasil Pilkada serentak pada 2015 lalu. Para Gubernur dilantik langsung oleh Presiden Jokowi, sementara Bupati/Walikota beserta wakilnya dilantik oleh mas.
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]
APP HARIANHALUAN.COM