Hendak Berwisata di Mentawai, Bule Asal Australia Diminta Balik ke Padang


Rabu, 25 Maret 2020 - 16:22:41 WIB
Hendak Berwisata di Mentawai, Bule Asal Australia Diminta Balik ke Padang Bule hendak berwisata Ke Mentawai dicegat Petugas Gugus Tugas Kesiapsiagaan dan Kewaspadaan Covid-19 di Mentawai dan disuruh kembali ke Padang.

MENTAWAI, HARIANHALUAN.COM -- Di tengah kesiapsiagaan dan pencegahan penyebaran virus corona di Kepulauan Mentawai, seorang wisatawan mancanegara asal Australia lepas dari pengawasan hingga sampai ke pelabuhanTuapejat menggunakan kapal MV Mentawai Fast, Rabu (25/03/2020).

Warga Negara Asing (WNA) yang diketahui bernama Grant tersebut berencana akan tinggal di salah satu resort di Mentawai, namun saat turun dari kapal, dia langsung dihadang oleh tim gugus tugas kesiapsiagaan dan pencegahan penyebaran virus korona di Kepulauan Mentawai. 

"Bule ini lolos dari pengawasan di Muara Padang, kemudian kita sebagai tim gugus tugas tentu tidak membiarkan turis ini masuk berwisata ke Mentawai. Untuk sementara waktu sesuai Surat Edaran Bupati tentang penutupan sementara objek wisata," kata Danlanal Mentawai, Letkol Laut Anis Munandar kepada wartawan.

Dia menyebutkan, bule tersebut sudah dua bulan tinggal di Padang, tepatnya di Parak Gadang. Namun, karena bosan tinggal di Padang, dia pun memutuskan ke Mentawai karena menganggap daerah tersebut aman dari Covid-19. Dia pun berencana tinggal dan mengisolasi diri di pulau.

"Ini sudah aturan kita untuk sementara tidak diizinkan bule masuk berwisata ke Mentawai, baik itu hanya bertemu teman atau menikmati wisata di Mentawai sampai nanti situasi dan kondisi aman. Kita harapkan kepada pelaku wisata untuk menyampaikan hal ini kepada pelanggan atau tamu resort, jangan sampai apa yang kita khawatirkan terjadi," paparnya.

Sementara itu, dia juga meminta kepada petugas yang ada di Pelabuhan Muara Padang dan Bungus atau Teluk Bayur sebagai pintu masuk utama ke Mentawai harus diperketat jangan sampai kebobolan lagi. "Selain petugas kita minta juga kepada pihak kapal, khususnya Kapal MV Mentawai Fast yang biasa mengangkut penumpang mancanegara untuk sementara waktu dihentikan dulu sampai situasi aman," imbuhnya.

Sementara itu di tempat yang sama, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kepulauan Mentawai, Lahmudin Siregar selaku Juru Bicara (Jubir) penanganan virus korona mengatakan, bule yang masuk tersebut mengikuti alur operasi tim gugus tugas, mulai dari pengecekan suhu tubuh, masuk ke ruangan sterilisasi, mencuci tangan dan mengisi data diri dan riwayat perjalanan sama halnya dengan penumpang lainnya.

"Sebetulnya hal yang kita lakukan ini tidak hanya sampai di sini, tapi di rumah dan di mana saja setiap waktu membiasakan diri untuk gaya hidup bersih dan sehat. Misalnya, mencuci tangan pakai sabun, kemudian tidak menyentuh mulut sebelum cuci tangan dan perilaku menutup mulut dengan lipatan tangan ketika bersin, menjaga jarak, kalau itu sudah diterapkan insyaallah bebas dari serangan virus korona," paparnya .

Sejak kegiatan tersebut dimulai, saat ini Orang Dalam Pantauan (ODP) mencapai 12 orang yang tersebar di Kepulauan Mentawai, termasuk salah satunya adalah kontak resiko rendah, kemudian terdapat 276 orang pelaku perjalanan dari Daerah terjangkit. 

"Kita imbau masyarakat agar melaporkan jika ada yang merasakan gejala demam khususnya masyarakat yang baru pulang dari daerah terjangkit virus corona, disamping itu ODP tetap kita pantau, setiap waktu kita hubungi melalui kontak telepon," tutupnya. (*)

Reporter : Redi /  Editor : Agoes Embun

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]