Tak Cuma Perangi Corona, Kegiatan Fogging DBD Gencar di Pasaman


Rabu, 25 Maret 2020 - 19:54:33 WIB
Tak Cuma Perangi Corona, Kegiatan Fogging DBD Gencar di Pasaman Bripka Joko Sulistio tampak aktif memantau kegiatan fogging yang dilaksanakan pihak Dinas Kesehatan Kabupaten Pasaman dalam upaya mencegah berjangkitnya wabah DBD yang kali ini dipusatkan di Lubuksikaping, Selasa (25/03).

PASAMAN, HARIANHALUAN.COM - Tak hanya gigih mengantisipasi penyebaran virus covid-19, petugas gabungan Dinas Kesehatan Pasaman dan unit Dikyasa Satlantas Res Pasaman juga melakukan kegiatan pengasapan atau fogging guna mencegah berjangkitnya penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) di daerah itu, Rabu (25/03).

"Kegiatan kali ini dipusatkan di kawasan Jalan Melati Jorong Ambacang Anggang Nagari Aia Manggih Kecamatan Lubuksikaping, disamping tindakan fogging kami juga terus melakukan imbauan dan informasi terkait standar protokol kesehatan guna mencegah penyebaran virus covid-19 atau corona," kata Kanit Dikyasa Satlantas Polres setempat, Bripka Joko Sulistio, di Lubuksikaping, Selasa (25/03).

Menurutnya, disamping menindaklanjuti perintah Kapolri Jenderal Idham Aziz, upaya tersebut merupakan bagian dari pihaknya membangun kekompakan dan rasa solidaritas serta untuk mengampanyekan gerakan hidup sehat dan lingkungan bersih kepada masyarakat.

Sehingga, lanjutnya, kebiasaan untuk hidup bersih tersebut diyakini akan menjadi modal yang kuat dalam menangkal penyebaran penyakit menular dan berpotensi membahayakan jiwa setiap individu yang terjangkit.

"Kami bertekad untuk tetap berjuang memberikan pengabdian terbaik bagi masyarakat, semoga langkah kecil yang kami lakukan ini mampu menjadi inspirasi dalam membangun serta menjaga solidaritas dan semangat keberagaman dalam menjaga keutuhan bangsa dan negara kita," harapnya.

Sementara itu, Kepala Seksi Surveilans dan Penanganan Krisis Kesehatan pada Dinas Kesehatan Kabupaten Pasaman, Ns. Silviani Dewi, S.Kep, mengatakan hingga periode Januari 2020 sudah tercatat sebanyak 46 kasus diduga terjangkit virus DBD, dan menempati peringkat sebagai penyakit yang menyumbang angka kematian cukup banyak setelah TBC untuk wilayah Kabupaten Pasaman.

"Berdasarkan data sementara sebarannya meliputi Puskesmas Lubuksikaping sebanyak 19 kasus, Puskesmas Sundatar sebanyak 16 kasus, Puskesmas Rao sebanyak 6 kasus, Puskesmas Lansek Kadap sebanyak 3 kasus dan Puskesmas Kuamang serta Puskesmas Bonjol sebanyak masing-masing 1 kasus," ungkapnya.

Ia mengimbau kepada seluruh lapisan masyarakat untuk selalu meningkatkan kesadaran untuk selalu hidup bersih dan memperhatikan kesehatan lingkungan.

"Waspada penyebaran virus corona harus dilaksanakan namun bukan berarti kita harus abaikan upaya pencegahan berjangkitnya wabah mematikan lainnya seperti DBD, untuk itu sangat dibutuhkan kesadaran dan keaktifan semua pihak untuk memeranginya," kata Dewi.

Sebelumnya, Jajaran Satuan Lalulintas (Satlantas) Kepolisian Resor (Polres) Pasaman, gencarkan kegiatan edukasi kepada masyarakat terkait upaya cegah tangkal meluasnya penyebaran virus corona di wilayah hukum polres tersebut.

"Kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut perintah Kapolri Jenderal Idham Azis, yang dituangkan dalam giat Operasi Aman Nusa II untuk mengatasi sebaran virus covid - 19 atau corona.(*)

Reporter : Rully Firmansyah /  Editor : NOVA

Akses harianhaluan.com Via Mobile m.harianhaluan.com

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]
APP HARIANHALUAN.COM