Ngeri! Setelah Wuhan, Indonesia Diprediksi Jadi Episentrum Baru Virus Corona Dunia


Rabu, 25 Maret 2020 - 21:51:58 WIB
Ngeri! Setelah Wuhan, Indonesia Diprediksi Jadi Episentrum Baru Virus Corona Dunia Ilustrasi

JAKARTA, HARIANHALUAN.COM - Pakar Kesehatan Masyarakat, Ascobat Gani memprediksi Indonesia bakal menjadi episentrum baru virus corona Covid-19, setelah Kota Wuhan, China.

Klaim tersebut berdasarkan pada temuan kasus virus corona meningkat tajam dari hari ke hari.

Gani mengatakan, Indonesia telah kehilangan kendali untuk menekan penularan virus corona yang telah menyebar luas.

"Mungkin kita akan mengikuti Wuhan atau Italia. Saya pikir, kita berada kita berada dalam kisaran tersebut," ucap Gani seperti disadur Suara.com dari Reuters, Rabu (25/3/2020), dikutip dari Suara.com.

Pakar mengklaim, lonjakan drastis kasus virus corona di Indonesia disebabkan oleh respons lambat dari pemerintah yang berupaya menutupi jumlah korban sebenarnya.

Selain itu, fasilitas kesehatan yang kurang mumpuni dan minimnya tenaga medis juga berdampak pada penanganan pasien virus corona, sehingga Indonesia berisiko menjadi episentrum Covid-19.

Mengalihabhasakan Free Malaysia Today, sebuah studi Pemodelan Matematika untuk Penyakit Menular yang berbasis di London pada hari Senin (24/2) merilis laporan yang menyebutkan bahwa Indonesia hanya melaporkan 2 persen dari jumlah keseluruhan kasus positif virus corona.

Sebanyak 686 kasus yang dilaporkan pada hari itu dianggap sebagai pengecilan skala karena tingkat pengujian yang rendah dan angkat kematian tinggi mencapai 55 orang, tertinggi di Asia Tenggara.

"Sebenarnya jumlah kasus virus corona mencapai 34.300, lebih banyak dari Iran," demikian bunyi laporan tersebut.

Sementara dalam studi pemodelan lainnya, menurut skenario terburuk, kasus virus corona dapat meningkat hingga mencapai 5 juta di Jakarta pada akhir April. Maka dari itu, Ascobat Gani mengklaim Indonesia telah kehilangan kendali.

Sebelumnya, Juru bicara pemerintah untuk penanganan virus corona, Achmad Yurianto mengatakan Indonesia tak akan berdampak parah seperti Italia atau China setelah membadingkan kasus di dua negara tersebut.

Terlebih setelah pemerintah mengeluarkan tindakan preventif dengan mengimbau warga menerapkan social distancing atau melakukan banyak aktivitas di dalam rumah.

"Kita tidak akan seperti itu. Terpenting, kita mengimbau banyak orang untuk tetap menjaga jarak," kata Achmad.(*)

 Sumber : suara.com /  Editor : NOVA

Akses harianhaluan.com Via Mobile m.harianhaluan.com

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Selasa, 07 April 2020 - 10:19:50 WIB

    Ngeri! 1.435 Tentara AS Dinyatakan Positif Corona

    Ngeri! 1.435 Tentara AS Dinyatakan Positif Corona JAKARTA, HARIANHALUAN.COM -- Serangan Virus Corona memang tak pandang bulu. Buktinya, negara maju sekelas Amerika Serikat (AS) justru jadi yang terbanyak memiliki kasus Covid-19. Tak terkecuali para personel militer Negeri Pa.
  • Selasa, 24 Maret 2020 - 13:13:59 WIB

    Ngeri! 'Ramalan' Jokowi soal Provinsi Paling Parah Terdampak Corona

    Ngeri! 'Ramalan' Jokowi soal Provinsi Paling Parah Terdampak Corona JAKARTA, HARIANHALUAN.COM - Presiden Joko Widodo (Jokowi) pagi ini menggelar rapat dengan para gubernur, wali kota dan, bupati se-Indonesia. Jokowi memberikan arahan mengenai penanganan penyebaran COVID-19 atau virus corona t.
  • Sabtu, 21 Maret 2020 - 18:18:45 WIB

    Ngeri! Satu Keluarga di Bekasi Positif Corona

    Ngeri! Satu Keluarga di Bekasi Positif Corona JAKARTA, HARIANHALUAN.COM - Pemerintah Kota Bekasi, Jawa Barat menyatakan terdapat empat orang yang merupakan satu keluarga berdomisili di Kecamatan Jatisampurna positif terinfeksi virus corona (Covid-19). Hal itu disampaikan.
  • Ahad, 05 Januari 2020 - 18:28:56 WIB

    Ngeri! Ini Dampak Buat RI Bila Ada World War 3

    Ngeri! Ini Dampak Buat RI Bila Ada World War 3 JAKARTA, HARIANHALUAN.COM - Serangan udara Amerika Serikat (AS) menewaskan Komandan Garda Revolusi Iran. Mayor Jenderal Qasem Soleimani, Komandan Pasukan Quds tewas dalam serangan udara AS di Baghdad pada Jumat (3/1) pagi yan.
  • Ahad, 04 Agustus 2019 - 17:49:30 WIB

    Ngeri! Gunung Merapi  Kembali Luncurkan Awan Panas

    Ngeri! Gunung Merapi  Kembali Luncurkan Awan Panas SLEMAN, HARIANHALUAN.COM- Awan panas setinggi  1.100 meter kembali meluncur  dari kawah Gunung Merapi Yogjakarta, Minggu sore (4/8/2019).  Awan panas itu meluncur   ke arah hulu Kali Gendol. .
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]
APP HARIANHALUAN.COM