Jenazah Pria Tergeletak di Depan Ruko, Penyebab Kematian Belum Jelas


Rabu, 25 Maret 2020 - 22:04:46 WIB
Jenazah Pria Tergeletak di Depan Ruko, Penyebab Kematian Belum Jelas Ilustrasi

JAKARTA, HARIANHALUAN.COM - Beredar video di media sosial menunjukkan seorang pria tewas di depan rumah toko kawasan Petogogan, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Terkait hal ini, anak Buah Gubernur DKI Anies Baswedan malah tidak mengetahuinya.

Kepala Suku Dinas Kesehatan Jakarta Selatan Muhammad Helmi mengaku tak menerima info soal kejadian itu. Padahal kejadian ini membuat geger masyarakat karena virus corona atau Covid-19 tengah marak.

Baca Juga : Penyeberangan Roro Ditutup Dishub Bengkalis pada 1 Syawal

"Maaf tidak ada info ke saya," ujar Helmi saat dihubungi, Rabu (25/3/2020).

Masyarakat sendiri menyoroti soal dugaan orang itu terpapar corona. Jika memang benar, tempat kejadian perkara (TKP) harus dihindari dan dikelola agar tak menularkan virus.

Baca Juga : 11 Penambang Emas Ilegal di Kuansing Diringkus Polda Riau

Sementara itu sebelumnya, Kapolsek Kebayoran Baru Komisaris Jimmy menyebut awalnya keberadaan jenazah itu diketahui pada Kamis (19/3/2020) sekitar pukul 05.00 di depan ruko pinggir jalan di Petogogan, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

Jimmy menerangkan jenazah itu langsung dievakuasi polisi bersama dinas kesehatan, kemudian mengevakuasi jenazah ke Rumah Sakit Fatmawati sekitar pukul 08.00 WIB.

Baca Juga : Dua Mantan Anggota DPRD Diperiksa Penyidik Kejaksaan

"Sampai sekarang saya belum menerima laporan, jadi belum jelas sebab kematiannya, itu video tiga hari lalu di Petogogan, Kebayoran Baru. Kemarin dievakuasi ke RSUD Fatmawati, bisa di cek disana, termasuk sebab kematiannya" kata Jimmy kepada Suara.com, Senin (23/3/2020).

Humas RSUP Fatmawati, Wini membenarkan peristiwa itu, namun ia enggan mengungkap penyebab kematian karena menghormati privasi pasien dan penyelidikan kepolisian.

Baca Juga : Mobil Dinas Dikandang untuk Mencegah ASN Mudik Lebaran

"Kalau penyebab kematian hanya keluarga dan pihak kepolisian untuk penyidikan yang boleh tahu," ucap Wini kepada Suara.com.

Wini menyebut kekinian jenazah itu sudah tidak lagi berada di RS Fatmawati karena sudah dibawa oleh pihak keluarga.

"Pada hari Kamis nama tersebut ada dikirim oleh pihak kepolisian tetapi jenazah sudah dibawa keluarga," jelasnya.(*)

Editor : NOVA | Sumber : suara.com
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]