Ingin Melaksanakan Puasa Sya'ban? Berikut Niat, hingga Keutamaannya


Kamis, 26 Maret 2020 - 06:27:43 WIB
Ingin Melaksanakan Puasa Sya'ban? Berikut Niat, hingga Keutamaannya Ilustrasi Niat puasa Sya'ban beserta Arti, Makna dan Keutamaanya (Foto: iStock)

JAKARTA, HARIANHALUAN.COM -- Salah satu jadwal ibadah sunah 2020 adalah Puasa Sya'ban yang memiliki banyak keutamaan. Mereka yang melakukan Puasa Sya'ban mendapat pahala, namun yang tak menjalankannya tidak berdosa.

Dilanair dari detik.com, Kamis (26/3/2020), bagi yang ingin berpuasa, berikut niat Puasa Sya'ban:

نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ أَدَاءِ سُنَّةِ شَعْبَانَ لِلهِ تَعَالَى

Arab latin: Nawaitu shauma ghadin 'an adâ'i sunnati Sya'bana lillâhi ta'âlâ

Artinya: "Aku berniat puasa sunah Sya'ban esok hari karena Allah SWT."

Terkait soal durasi Puasa Sya'ban, dalam hadits dikatakan, Nabi Muhammad SAW tidak pernah terlihat melakukan puasa selama satu bulan selain di bulan suci Ramadhan. Namun Rasulullah tak melakukan puasa sunah sebanyak di bulan Sya'ban.

Artinya: Seperti dinarasikan Aisyah, "Rasulullah SAW sempat puasa beberapa hari hingga kami berpikir dia akan terus melakukannya. Kemudian, Rasulullah SAW tidak puasa selama beberapa hari dan kami mengira dia tidak akan puasa lagi. Aku tidak pernah melihat Rasulullah SAW menyelesaikan puasa hingga satu bulan kecuali saat Ramadhan, dan aku tidak pernah melihatnya berpuasa sebanyak di bulan Sya'ban." (HR Abu Daud).

Dengan ketentuan ini para muslim diharapkan tidak kesulitan melakukan Puasa Sya'ban. Apalagi bila mengingat keutamaan dan manfaat Puasa Sya'ban. Berikut penjelasannya,

1. Bulan saat diangkatnya amalan baik

Sya'ban yang berada di antara Rajab dan Ramadhan sebetulnya adalah bulan yang istimewa. Sayang kebanyakan muslim terlanjur fokus pada puasa Ramadhan yang tinggal sebulan lagi.

Artinya: Usamah bin Zaid berkata. "Ya Rasulullah SAW, aku tidak pernah melihatmu berpuasa sebanyak di bulan Sya'ban." Rasulullah SAW berkata, "Ini adalah bulan yang tidak banyak diperhatikan orang-orang antara Rajab dan Ramadhan. Ini adalah bulan saat berbagai amalan diangkat kepada Allah SWT. Aku suka amalanku diangkat saat sedang berpuasa." (HR Imam An-Nasa'i).

Hadits ini berderajat hasan dan menjadi pengingat pentingnya Puasa Sya'ban bagi para muslim.

2. Pemanasan menjelang Ramadhan

Datangnya Sya'ban menjadi pengingat Ramadhan yang sudah makin dekat. Puasa Sya'ban bisa menjadi ajang pemanasan supaya tubuh tidak 'kaget' saat harus puasa satu bulan. Manfaat lainnya adalah mengingatkan yang masih punya kewajiban beribadah supaya cepat diselesaikan.

Artinya: Aisyah mengatakan, "Kadang aku melewatkan beberapa hari selama Ramadhan, tapi tidak bisa menggantinya kecuali di bulan Sya'ban. Yahya perawi lain mengatakan, "Dia dulu harus melayani kebutuhan Rasulullah SAW." (HR Bukhari).

3. Berharap ridho Allah SWT

Dalam haditsnya, Rasulullah SAW menjelaskan Allah SWT tidak segan memberi ridho hambaNya yang selalu beribadah dan melakukan amal baik. Apalagi jika ibadah tersebut dilakukan rutin.

Artinya: Seperti diceritakan Aisha, Rasulullah SAW tidak pernah berpuasa sebanyak di bulan Sya'ban. Rasulullah SAW biasa berkata, "Lakukan amal yang mudah dilaksanakan, karena Allah SWT tidak pernah lelah memberikan balasan hingga kamu capek dan bosan beribadah." Ibadah yang paling dicintai Rasulullah SAW adalah yang dilakukan rutin sepanjang hidup meski sedikit. Tiap kali Rasulullah SAW beribadah dia melakukannya dengan rutin.

Terkait pandemi virus corona saat ini, Puasa Sya'ban bisa menjadi sarana lebih dekat pada Allah SWT sambil tetap tinggal di rumah. Semakin dekat pada Allah SWT maka ridho, kekuatan, dan perlindungan bisa diperoleh dengan mudah. Tentunya ibadah harus dilakukan sesuai kemampuan dan kondisi tiap muslim. (*)

Editor : Milna

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]