Tagar #SumbarLockdown Jadi Trending Topic di Twitter, Mulyadi: Tetap Ikuti Protokol Pencegahan Korona


Kamis, 26 Maret 2020 - 21:37:51 WIB
Tagar #SumbarLockdown Jadi Trending Topic di Twitter, Mulyadi: Tetap Ikuti Protokol Pencegahan Korona Mulyadi, calon Gubernur Sumbar.

PADANG, HARIANHALUAN.COM -- Tagar #SumbarLockdown menjadi trending topic di media sosial Twitter menyusul dikemukakannya tiga kasus positif virus Covid-19 atau korona di Sumatra Barat (Sumbar) oleh Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Indonesia. Menanggapi hal tersebut, Anggota DPR RI Mulyadi mengimbau agar masyarakat Sumbar tetap mengikuti protokol pencegahan penyebaran virus tersebut.

"Masyarakat tidak perlu panik dalam kondisi saat ini, tetap ikuti protokol pencegahan penyebaran virus covid-19 yaitu berkegiatan di rumah saja. Jika harus keluar dari rumah, terapkan social distancing, jaga kebersihan tangan dan hindari menyentuh wajah. Sesampainya di rumah segera ganti baju dan mandi untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan," tutur Mulyadi.

Lebih lanjut, Calon Gubernur (Cagub) Sumbar Mulyadi menuturkan agar masyarakat terus menjaga kesehatan dan ibadah selama berada di dalam rumah. Menurutnya, olahraga dan mengonsumsi makanan yang bergizi dapat meningkatkan imunitas tubuh. Dia juga mengajak agar masyarakat lebih taat beribadah selama berada di rumah dalam masa pandemi covid-19 ini. Mulyadi percaya dengan giat beribadah masyarakat dapat dihindarkan dari hal-hal yang tidak diinginkan.

"Masyarakat diharapkan untuk menjaga kesehatan dan imunitas tubuh dengan berolahraga serta makan makanan yang bergizi tinggi. Tetap jaga ibadah kita selama di rumah untuk menghindarkan hal-hal yang tidak diinginkan selama pandemi ini. Insya Allah kita semua akan diberikan kesehatan dan perlindungan oleh Allah SWT," ujar Mulyadi.

Anggota Komisi III DPR RI tersebut juga meminta Pemprov Sumbar cepat tanggap menyiapkan Alat Pelindung Diri (APD) untuk para tenaga medis dan masyarakat. "Saya minta pemprov dalam hal ini pak gubernur untuk segera mengambil langkah cepat karena daerah kita Sumbar telah terdapat 3 warga yang telah positif terpapar virus covid-19," jelas Mulyadi.

"Tolong pemprov dan pusat bekerja sama dengan intens agar ketersediaan APD untuk para tenaga medis tercukupi. Tanpa perlengkapan perang, tenaga medis kita sangat beresiko terpapar virus tersebut tentunya kita tidak ingin hal tersebut terjadi," imbuhnya.

Lebih lanjut, Mulyadi menjelaskan ketersediaan APD untuk para tenaga medis adalah hal yang sangat penting. Mengingat tenaga medis adalah garda terdepan penanganan penyebaran virus covid-19.

"Tenaga medis kita adalah garda terdepan penanganan penyebaran virus covid-19 ini, perlengkapan mereka harus kita persiapkan jangan sampai terjun ke medan perang tanpa ada persiapan. Kita harus jaga mereka dengan menyediakan berbagai fasilitas, mulai dari APD dan gizi mereka harus menjadi perhatian pemerintah," kata dia.

Tak hanya itu, Mulyadi juga mendorong agar pemerintah dan aparat penegak hukum untuk gencar melakukan oprasi pasar alat kesehatan di masyarakat. Hal ini bertujuan untuk menghindari terjadinya penimbunan alat kesehatan oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab.

Ia mengatakan masyarakat harus menjadi prioritas untuk dilindungi oleh pemerintah setempat. Karena itu, agar kebutuhan APD masyarakat seperti hand sinitizer, masker dan lainnya terpenuhi ia mengimbau pihak penegak hukum untuk gencar melakukan oprasi pasar.

"Melindungi masyarakat dari penyebaran virus covid-19 juga harus kita prioritaskan bersama. Saya himbau pihak pemprov dan kepolisian segera lakukan oprasi alat kesehatan agar tidak oknum yang mengambil kesempatan dalam kondisi saat ini. Oprasi ini juga bisa menjamin ketersediaan APD untuk masyarakat," pungkasnya. (*)

 Sumber : rel /  Editor : Agoes Embun

Akses harianhaluan.com Via Mobile m.harianhaluan.com

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]
APP HARIANHALUAN.COM