Warga di Nagari Ini Mengaku Belum Tahu Ada Larangan Baralek Saat Korona


Kamis, 26 Maret 2020 - 21:53:00 WIB
Warga di Nagari Ini Mengaku Belum Tahu Ada Larangan Baralek Saat Korona ilustrasi corona

SIJUNJUNG, HARIANHALUAN.COM -- Warga di Kenagarian Padang laweh Kecamatan Koto VII yang menggelar resepsi pernikahan pada Kamis (26/3/2020) mengaku bahwa pihaknya belum mengetahui sosialisasi mengenai larangan mengadakan atau menggelar resepsi pernikahan terkait maraknya penularan dan penyebaran virus korona atau Covid 19. 

Pihak keluarga baru mengetahui setelah Tim Sosialisasi dari Forkopimcam datang melaksanakan sosialisasi terkait pelarangan berkumpulnya massa atau kegiatan yang melibatkan orang banyak termasuk menggelar resepsi pernikahan. “Kami belum tahu sepenuhnya pak, terkait pelarangan mengelar resapsi pernikahan di Kabupaten kita. Kami hanya tahu pelarangan menggelar resepsi pernikahan ditengah maraknya wabah Virus Corona baru tau dari televisi pak," kata Malin (47), warga Padang Laweh.

"Sementara itu, ketika kita menggelar acara resepsi pernikahan keluarga kami, secara kebetulan Tim Sosialisasi dari Forkopimcam kecamatan Koto VII datang di tempat kami melaksanakan sosialisasi terkait virus korona serta maklumat kapolri, baru kami tahu,” tambahnya kemudian. 

Pihak keluarga menuturkan, acara resepsi tersebut dihadiri oleh kerabat dekat saja dengan jumlah undangan yang terbatas serta membatasi setiap tamu yang datang di acara resepsi agar tidak berkumpul atau berkelompok oleh pihak keluarga. Selain itu, pihak keluarga yang sebelumnya mengetahui tentang SOP penyebaran dan penularan Virus Corona atau Covid 19 juga menyediakan prasarana seperti cuci tangan dan sabun serta hand sanitizer bagi tamu undangan.

“Kami tidak ada maksud untuk nekat melaksanakan resepsi pernikahan di tengah bencana wabah yang saat ini melanda negeri kita juga tidak ada maksud untuk menentang peraturan kapolri dan pemerintah terkait pelarangan menggelar resepsi pernikahan yang melibatkan berkumpunya orang banyak." 

"Kami baru mengetahuinya setelah Tim Sosialisasi terkait wabah Virus Corona Kecamatan datang  yang secara kebetulan merupakan jadwal sosialisasi di Kenagarian padang laweh ketika acara resepsi pernikahan kami gelar,” ujarnya.

Dia pun menuturkan bahwa setelah mendapatkan penerangan dan pencerahan dari tim kecamatan terkait penularan dan penyebaran korona, pihak keluarga pun menerima dan tidak ada melakukan pertentangan ataupun perdebatan. Karena acara resepsi sudah terlanjur dilaksanakan, maka setelah sosialisasi dari Tim Kecamatan, semua sepakat untuk menyudahi acara pada sore harinya. 

"Yang semulanya ada hiburan organ tunggal pun kami tiadakan sesuai dengan arahan dari Tim kecamatan, sekarang kami baru tahu bahwa warga dilarang menggelar resepsi pernikahan terkait penularan dan penyebaran Virus Corona,” tutupnya. (*)

Reporter : Oghay | Editor : Agoes Embun

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]