Cuma Sekali Pakai, Begini Nasib Baju Hazmat Setelah Tak Digunakan


Jumat, 27 Maret 2020 - 06:35:06 WIB
Cuma Sekali Pakai, Begini Nasib Baju Hazmat Setelah Tak Digunakan Ilustrasi

JAKARTA, HARIANHALUAN.COM - Alat Pelindung Diri (APD) saat ini menjadi kebutuhan mendasar tenaga kesehatan dalam menangani pasien positif virus corona COVID-19. Terus meningkatnya jumlah pasien terinfeksi, membuat kebutuhan APD terus bertambah.

Ketua Umum Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Daeng M Faqih menegaskan penggunaan APD hanya bisa digunakan sekali. Ini bertujuan untuk menghindari bahaya risiko penularan kuman yang menempel.

"Iya APD itu sekali pakai, karena itu infeksius. Kalau dilakukan pemakaian kembali itu sangat berpotensi terkena infeksi," ujar Daeng saat dihubungi detikcom pada Kamis, (26/3/2020).

Daeng mengatakan tenaga kesehatan harus memakai APD selama jam jaga yang telah ditentukan masing-masing rumah sakit sebelum dihancurkan.

"Itu dipakai selama shift jaga, kalau shift jaganya 8 jam dipakai selama 8 jam. Kalau misal shif jaganya 10 jam ya dipake 10 jam tergantung shifit jaganya. Kemudian langsung dilepas, dibuang, dan dihancurkan," ujarnya.

APD yang telah selesai dipakai akan menjadi sampah medis yang akan dihancurkan dengan alat bernama incinerator.

"Kan ada pemungut sampah medis biasanya lalu dihancurkan melalu incinerator yang ada pada rumah sakit," pungkasnya.(*)

 Sumber : detik.com /  Editor : NOVA

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]