Jika Haji Batal Akibat Corona, Kemenag akan Lakukan Ini


Jumat, 27 Maret 2020 - 10:57:54 WIB
Jika Haji Batal Akibat Corona, Kemenag akan Lakukan Ini Ilustrasi

JAKARTA, HARIANHALUAN.COM - Menteri Agama Fachrul Razi mengaku telah menyiapkan skema pengembalian dana apabila pemerintah Arab Saudi secara tiba-tiba membatalkan penyelenggaraan ibadah haji 1441H/2020M akibat pandemi Virus Corona (Covid-19).

"Kemenag terus mengikuti dan memantau perkembangan kebijakan Pemerintah Arab Saudi terkait penyelenggaraan haji, termasuk perkembangan pembatasan ibadah yang dilakukan Saudi di dua kota suci, Makkah dan Madinah. Kita juga menyiapkan mitigasi kalau pelaksanaan ibadah haji dibatalkan oleh Pemerintah Arab Saudi," ujar dia dalam keterangan tertulisnya, Jumat (27/3).

"Jika ternyata haji tahun ini dibatalkan, dana yang disetorkan saat pelunasan, dapat dikembalikan lagi ke jemaah," dia menambahkan.

Ia juga tetap mengimbau calon jemaah haji tetap mengikuti setiap tahapan haji dan terus memantau keputusan pemerintah Saudi terkait keputusan haji.

"Apapun keputusan Kerajaan Saudi dan Pemerintah Indonesia, itu pasti dilakukan bagi kemaslahatan orang banyak, khususnya para calon jemaah haji," kata dia. 

Sejauh ini, Jadwal Rencana Perjalanan Haji masih berjalan. Jemaah akan mulai masuk asrama haji pada 25 Juni 2020 dan berangkat ke Tanah Suci pada 26 Juni 2020.

Selain itu, kata Razi, proses pelunasan Biaya Perjalanan Ibadah Haji (BPIH) masih terus berproses. Sampai hari ini, Kemenag mencatat 83.337 calon jemaah haji Indonesia sudah melakukan pelunasan hingga tenggat 30 April 2020.

Pihaknya juga tetap melakukan persiapan layanan di Arab Saudi. Misalnya, pengadaan layanan akomodasi, transportasi darat, dan katering. Namun, sesuai surat dari Menteri Haji dan Umrah Arab Saudi, pembayaran uang muka belum dilakukan. Demikian pula untuk penerbangan.

"Proses pengadaan layanan juga terus berjalan hingga kontrak, namun belum ada pembayaran uang muka," tutur Razi.

Dalam proses persiapan itu, Kemenag mengaku tetap menggunakan prinsip physical distancing atau jaga jarak. Di antaranya, menunda pelaksanaan bimbingan manasik haji yang melibatkan kerumunan massa.

Pihaknya sejauh ini tengah memfinalkan beberapa skenario pelaksanaan manasik, antara lain distribusi buku manasik, penggunaan sarana pembelajaran daring, atau edukasi dan sosialisasi melalui media sosial

"Skema pembekalan petugas haji yang melibatkan kerumunan juga ditiadakan, diganti dengan pembekalan daring," lanjut Razi.

Diketahui, Pemerintah Arab Saudi sampai saat ini belum memutuskan lebih jauh soal penyelenggaraan haji karena wabah Corona dan baru menghentikan layanan umrah.(*)
 

 Sumber : cnnindonesia /  Editor : NOVA

Akses harianhaluan.com Via Mobile m.harianhaluan.com

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Senin, 06 April 2020 - 23:43:05 WIB

    Menag: Jika sudah Aman, Panduan Ibadah Dapat Diabaikan

    Menag: Jika sudah Aman, Panduan Ibadah Dapat Diabaikan JAKARTA, HARIANHALUAN.COM -- Kementerian Agama mengeluarkan Panduan Ibadah Ramadan dan Idul Fitri 1 Syawal 1441 H di Tengah Pandemi Wabah Covid-19. Menteri Agama Fachrul Razi menegaskan Panduan yang tercantum dalam Surat Eda.
  • Sabtu, 04 April 2020 - 20:33:48 WIB

    Sri Sultan: Memalukan Jika Nikah Sampai Dibubarkan Polisi

    Sri Sultan: Memalukan Jika Nikah Sampai Dibubarkan Polisi JAKARTA, HARIANHALUAN.COM - Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Sri Sultan Hamengku Buwono X meminta masyarakat yang ingin menikah agar tidak menghelat resepsi dengan mengundang banyak orang di tengah pandemi corona. M.
  • Senin, 30 Maret 2020 - 07:06:34 WIB

    Seberapa Besar Peluang Bertahan Hidup Jika Terinfeksi Corona?

    Seberapa Besar Peluang Bertahan Hidup Jika Terinfeksi Corona? JAKARTA, HARIANHALUAN.COM -- Penasihat ilmiah pemerintah Inggris yakin bahwa kemungkinan untuk meninggal dunia akibat infeksi virus corona adalah antara 0.5% hingga 1%..
  • Kamis, 19 Maret 2020 - 14:18:28 WIB

    Sri Mulyani: Jika RI Lockdown, Logistik Belum Siap

    Sri Mulyani: Jika RI Lockdown, Logistik Belum Siap JAKARTA, HARIANHALUAN.COM - Beberapa negara di dunia telah menerapkan isolasi secara penuh atau lockdown untuk wilayah-wilayah yang dianggap sebagai pusat atau episentrum persebaran virus corona. Namun, langkah tersebut belum.
  • Senin, 17 Februari 2020 - 08:22:56 WIB

    Benarkah Jokowi Langsung Lengser jika Datang ke Kediri?

    Benarkah Jokowi Langsung Lengser jika Datang ke Kediri? JAKARTA, HARIANHALUAN.COM - Sekretaris Kabinet (Seskab) Pramono Anung menyarankan Presiden Joko Widodo (Jokowi) tidak berkunjung ke Kediri, Jawa Timur. Alasannya agar Presiden Jokowi tidak dilengserkan. Apa hubungannya?.
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]
APP HARIANHALUAN.COM