Saudi Minta RI Jemput Jemaah Umrah Overstay, Habib Rizieq Termasuk?


Jumat, 27 Maret 2020 - 11:01:19 WIB
Saudi Minta RI Jemput Jemaah Umrah Overstay, Habib Rizieq Termasuk? Ilustrasi

JAKARTA, HARIAHALUAN.COM - Kerajaan Arab Saudi mengampuni jemaah umroh asal Indonesia yang overstay. Saudi juga meminta Pemerintah RI menjemput mereka. Namun permintaan Saudi itu hanya terbatas untuk jemaah umroh yang overstay tahun 1441 Hijriah, sehingga Habib Rizieq tidak termasuk di dalamnya.

"Kedubes dengan hormat memohon Kemlu RI untuk dapat memfasilitasi kepulangan jemaah umroh Indonesia tahun 1441 H, serta menyampaikan bahwa mereka telah dibebaskan dari segala implikasi hukum, denda yang ditentukan, dan dari perekaman sidik jari, serta dimohon untuk menyediakan moda transportasi mereka kembali ke Indonesia," demikian bunyi surat Kedutaan Besar Kerajaan Arab Saudi di Jakarta. Surat tersebut bertanggal 24 Maret 2020.

Surat tersebut telah dikonfirmasi oleh Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI. Pihak Kemlu juga memahami bahwa ada batasan waktu dalam permintaan penjemputan jemaah umroh overstay tersebut, sehingga jemaah dari Indonesia yang overstay-nya sebelum batas waktu yang ditentukan Saudi tidak dijemput pemerintah RI.

"Sesuai surat edaran Saudi, yang diberikan fasilitasi (oleh RI) adalah mereka yang umroh sejak 1 Muharam 1441, artinya mulai September 2019," kata Faizasyah kepada detikcom, Jumat (27/3/2020).

Tahun 1441 Hijriah berarti sama dengan tahun 2020 Masehi. Habib Rizieq adalah jemaah umroh asal Indonesia yang overstay sebelum batas waktu itu. Menurut pengacara Habib Rizieq, Sugito Atmo Prawiro, imam besar FPI tersebut habis visanya pada 20 Juli 2018.

"Overstay itu kan bukan kesalahan Habib Rizieq karena habisnya visa Habib itu kan 20 Juli 2018," kata Sugito, Jumat (12/7/2019).(*)

 Sumber : detik.com /  Editor : NOVA

Akses harianhaluan.com Via Mobile m.harianhaluan.com

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Rabu, 08 April 2020 - 01:33:24 WIB

    Waspada, Kasus Virus Corona Bisa Mencapai 200.000 di Arab Saudi

    Waspada, Kasus Virus Corona Bisa Mencapai 200.000 di Arab Saudi RIYADH, HARIANHALUAN.COM - Menteri Kesehatan Arab Saudi Tawfiq al-Rabiah memperingatkan virus corona dapat menginfeksi antara 10.000 dan 200.000 orang di Saudi..
  • Ahad, 29 Maret 2020 - 08:07:24 WIB

    Militer Saudi Laporkan Serangan Rudal ke Riyadh

    Militer Saudi Laporkan Serangan Rudal ke Riyadh JAKARTA, HARIANHALUAN.COM - Arab Saudi melaporkan adanya serangan ke Riyandh, Sabtu (28/3/2020). Namun serangan rudal itu bisa dilumpuhkan pemerintah setempat sebelum mencapai sasaran..
  • Sabtu, 28 Maret 2020 - 16:15:18 WIB

    Pria Positif Corona di Arab Saudi Terancam Hukuman Mati, Ini Penyebabnya

    Pria Positif Corona di Arab Saudi Terancam Hukuman Mati, Ini Penyebabnya RIYADH, HARIANHALUAN.COM - Seorang pria yang positif terinfeksi virus corona COVID-19 di Arab Saudi terancam hukuman mati dengan dipancung. Musababnya, dia meludahi troli dan pintu di pusat perbelanjaan di negara itu..
  • Selasa, 24 Maret 2020 - 22:37:19 WIB

    Arab Saudi Laporkan Kematian Pertama Akibat Corona

    Arab Saudi Laporkan Kematian Pertama Akibat Corona RIYADH, HARIANHALUAN.COM -- Arab Saudi mengumumkan kematian pertama akibat virus corona, di tengah kasus infeksi yang juga semakin meningkat pada Selasa (24/3/2020)..
  • Senin, 16 Maret 2020 - 10:30:14 WIB

    Turki Karantina 10 Ribu Jamaah Umrah dari Arab Saudi

    Turki Karantina 10 Ribu Jamaah Umrah dari Arab Saudi JAKARTA, HARIANHALUAN.COM - Turki mengkarantina 10 ribu warganya yang baru kembali dari melaksanakan ibadah umrah di Arab Saudi. Karantina dilakukan sejak para jamaah kembali pada Sabtu (14/3) untuk meminimalisir penyebaran v.
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]
APP HARIANHALUAN.COM