Korona Diprediksi Hingga September, Pemerintah Butuh Jutaan APD


Jumat, 27 Maret 2020 - 17:57:31 WIB
Korona Diprediksi Hingga September, Pemerintah Butuh Jutaan APD Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD. Ist 

JAKARTA, HARIANHALUAN.COM -- Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD mengungkapkan, pemerintah membutuhkan jutaan alat pelindung diri (APD) apabila wabah Covid-19 atau virus corona terus menyebar hingga September.

Hal itu ia ungkapkan dalam menanggapi stok APD nasional yang hanya tersisa 19.000 di gudang Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta.

"Kita memerlukan jutaan, bahkan sekurang-kurangnya ratusan ribu, menurut rapat tadi kalau diperkiran secara pesimis, misalnya situasi ini akan berlangsung sampai sekian bulan," ujar Mahfud, dikutip dari Kompas.com, Jumat (27/3/2020).

"Kita menghitung risiko yang paling berat. Kalau yang optimis pertengahan April turun, kalau yang pesimis bisa sampai September bencana ini," katanya.

Mahfud menjelaskan faktor pesimistis itu sebagai antisipasi apabila penyebaran virus corona berlangsung lama.

Sebab, penggunaan APD tidak bisa digunakan selama-lamanya.

Dia juga memastikan dalam antisipasi tersebut, Pemerintah telah melakukan penghitungan anggaran untuk pengadaan jutaan APD.

Di lain pihak, Mahfud mengungkapkan APD yang didatangkan dari luar maupun produksi dalam negeri sudah dalam kondisi siap untuk didistribusikan.

Tak hanya itu, APD impor juga akan segera didatangkan yang khusus diperuntukkan bagi tenaga medis.

"Beberapa yang impor dari luar negeri untuk memenuhi keutuhan APD bagi dokter maupun perawat dan lain-lain itu semuanya sudah siap, Insya Allah dalam waktu yang enggak lama (didistribusikan)," terang dia. (*)

 Sumber : Kompas.com /  Editor : Milna
Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Jumat, 27 Maret 2020 - 13:56:31 WIB

    Berikut Lima Daerah 'Lockdown' karena Korona

    Berikut Lima Daerah 'Lockdown' karena Korona JAKARTA, HARIANHALUAN.COM -- Beberapa daerah mulai menetapkan kebijakan karantina wilayah alis 'lockdown' lokal di saat pemerintah pusat masih belum memutuskannya untuk mencegah penyebaran Virus Corona..
  • Jumat, 27 Maret 2020 - 13:11:31 WIB

    Ini Daftar Provinsi di Indonesia yang Terdampak Korona

    Ini Daftar Provinsi di Indonesia yang Terdampak Korona JAKARTA, HARIANHALUAN.COM -- Angka kasus virus corona di Indonesia terus mengalami peningkatan dari hari ke hari. Per Kamis (26/3/2020), Indonesia telah mengonfirmasi 893 kasus dengan 78 kematian dan 35 pasien sembuh..
  • Jumat, 27 Maret 2020 - 07:40:43 WIB

    Kesaksian Pasien Sembuh Korona Surabaya: Intinya Jangan Stres

    Kesaksian Pasien Sembuh Korona Surabaya: Intinya Jangan Stres JAKARTA, HARIANHALUAN.COM - M Budi Hidayat sadar rutinitasnya membuatnya rentan terjangkit virus corona (Covid-19). Budi Hidayat bekerja sebagai Kepala Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Kelas 1 Juanda Surabaya. Dia kena corona.
  • Jumat, 27 Maret 2020 - 07:10:35 WIB

    Imbas Korona, Tiap KK Terdampak Diberi Bantuan Rp500 Ribu

    Imbas Korona, Tiap KK Terdampak Diberi Bantuan Rp500 Ribu BANDUNG, HARIANHALUAN.COM - Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengatakan pihaknya akan memberikan bantuan tunai kepada para keluarga yang terdampak penyebaran virus corona (Covid-19). Bantuan yang diberikan sebesar Rp500 ribu .
  • Kamis, 26 Maret 2020 - 18:38:18 WIB

    Miris! Petugas Makam Takut, Wakil Bupati Ikut Makamkan Jenazah Positif Korona

    Miris! Petugas Makam Takut, Wakil Bupati Ikut Makamkan Jenazah Positif Korona JATIM, HARIANHALUAN.COM -- Wakil Bupati Sidoarjo, Jawa Timur, Nur Ahmad Syaifuddin ikut memakamkan jenazah salah seorang warganya yang meninggal karena positif virus korona atau Covid-19. Hal tersebut dilakukannya untuk membe.
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]