Jenazah Pasien Corona Harus Terbungkus, Ini Akibatnya Kalau Dibuka


Sabtu, 28 Maret 2020 - 13:07:04 WIB
Jenazah Pasien Corona Harus Terbungkus, Ini Akibatnya Kalau Dibuka Ilustrasi

JAKARTA, HARIANHALUAN.COM - Sempat beredar di media sosial, video viral yang menunjukkan jenazah pasien dalam pengawasan (PDP) virus corona COVID-19 di RS Bahteramas, Kendari, Sulawesi Tenggara, dibawa paksa pihak keluarga.

Bahkan, jenazah yang sebelumnya telah dibungkus plastik kedap udara yang sesuai dengan standar Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) dibuka kembali. Pihak keluarga membukanya dan memandikan jenazah.

Baca Juga : Efek Samping? Siklus Menstruasi Berubah Usai Vaksin COVID-19

Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, Prof Dr dr Ari Fahrial Syam, SpPD-KGEH, MMB, mengimbau masyarakat yang mengalami musibah serupa untuk tidak membuka plastik pembungkus jenazah.

"Bungkus ini tertutup rapat dan tidak boleh ada air yang keluar dari bungkus tersebut. Saat sudah dalam posisi seperti ini, tidak boleh dibuka kecuali untuk kepentingan autopsi misalnya," jelas Prof Ari saat konferensi pers daring FKUI Peduli COVID-19 pada Jumat (27/3/2020).

Baca Juga : IDI Sebut Vaksin Buatan Cina Masih Layak Digunakan, Ini Alasannya

Prof Ari mengatakan, jika plastik itu terbuka akan berpotensi mengeluarkan percikan-percikan air dari tubuh jenazah. Saat itu mengenai badan, bisa berpotensi tertular virus.

"Maka ini perlu perhatian masyarakat, bahwa ketika ada keluarga kita yang mengalami musibah seperti ini, ketika memang sudah terbungkus rapi dari rumah sakit, maka kita tidak perlu membuka lagi," tegasnya.

Baca Juga : Vaksinasi di Rumkitban Batam Diikuti Ratusan Warga

"Untuk proses penguburannya pun harus berjarak, karena bisa saja dalam proses tersebut ada percikan dari jenazah dan bisa menularkan," tambahnya.(*)

Editor : NOVA | Sumber : detik.com
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]