Di Sawahlunto Sudah 32 ODP dan 516 Berstatus Notifikasi


Sabtu, 28 Maret 2020 - 15:05:47 WIB
Di Sawahlunto Sudah 32 ODP dan 516 Berstatus Notifikasi Ilustrasi

SAWAHLUNTO, HARIANHALUAN.COM - Hingga Sabtu, 28 Maret 2020 pukul 12.00 WIB, di Sawahlunto sudah 32 warga yang berstatus orang dalam pemantauan (ODP) dan sebanyak 516 orang dalam status notifikasi. Terjadi kenaikan dari data kemarin, Jumat 27 Maret 2020, yakni 29 ODP dan 430 notifikasi. Sedangkan untuk status pasien dalam pengawasan (PDP) dan positif Korona belum ditemukan hingga saat ini.

"Kita sangat mengapresiasi warga yang melaporkan diri setelah melakukan perjalanan atau berasal dari luar daerah dan melakukan pemeriksaan diri serta mau mengisolasi diri secara mandiri," sebut kepala markas Posko tanggap Covid - 19 Kota Sawahlunto, Al Ansari kepada harianhaluan.com, Sabtu (28/3).

Warga yang ODP lanjut, Al Ansari, merupakan masyarakat yang berasal dari luar daerah Sawahlunto atau sempat bepergian dari negara atau daerah yang terjangkit Covid - 19. 
"Termasuk yang sempat kontak dengan orang diduga terpapar Vovid - 19 juga masuk kategori ODP. Sementara untuk notifikasi adalah orang yang telah terjangkau oleh petugas surveilen Puskesmas," ujarnya.

Adapun sebaran ODP di Puskesmas Talawi sebanyak 7 orang dan 125 notifikasi, Puskesmas Kolok 8 ODP dan 114 notifikasi, Puskesmas Sungai Durian 11 ODP dan 78 notifikasi, Puskesmas Kampung Teleng 2 ODP dan 58 notifikasi, Puskesmas Lunto 3 ODP dan 36 notifikasi dan Puskesmas 1 ODP dan 105 notifikasi.

Al Ansarri yang juga Kabid Kesmas P2 Dinas Kesehatan Kota Sawahlunto itu juga menambahkan, saat ini setiap warga yang masuk ke Sawahlunto harus dicek suhu tubuh dan disemprot disinfektan. Terdapat dua posko di perbatasan, yakni di Talawi perbatasan dengan Tanah Datar dan Muarokalaban untuk akses masuk dari Sijunjung dan Solok.

"Kita mewajibkan kepada warga yang kembali  dari daerah luar Sawahlunto untuk segera melaporkan diri dan memeriksakan kesehatan ke Puskesmas terdekat atau ke Posko Siaga Covid Sawahlunto. Ini penting demi melindungi kesehatan pribadi dari wabah covid sehingga kesehatan keluarga dan lingkungan juga terlindungi," tuturnya.

Terhadap warga yang melaporkan diri secara mandiri akan dilakukan pendataan, cek kesehatan dan dinotifikasi sebagai Orang Dalam Pengawasan (ODP). Kepada mereka yang tidak merasakan ada gejala ataupun keluhan kesehatan diminta untuk melakukan self monitoring.

"Pada prinsipnya, self monitoring adalah isolasi di rumah, jangan berkeliling ke tempat-tempat lain, kemudian menggunakan masker apabila harus ke tempat yang ramai tetapi diusahakan tidak. Diusahakan menghindari tempat-tempat yang ramai dan  menjaga personal distancing. Apabila kemudian muncul gejala seperti batuk, demam maka wajib melapor ke petugas kesehatan. Petugas kesehatan  akan melakukan pemeriksaan labor dan akan memutuskan apakah perlu dilakukan self isolation ataupun perawatan medis," ujarnya.(*)

Reporter : Riki Yuherman /  Editor : NOVA

Akses harianhaluan.com Via Mobile harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]