Mulyadi Desak Pemerintah Perketat dan Percepat Pendistribusian APD untuk Tenaga Medis


Sabtu, 28 Maret 2020 - 22:32:57 WIB
Mulyadi Desak Pemerintah Perketat dan Percepat Pendistribusian APD untuk Tenaga Medis Anggota DPR RI Mulyadi. Ist

PADANG, HARIANHALUAN.COM -- Anggota DPR RI Mulyadi mendesak pemerintah pusat dan daerah untuk mempercepat dan memperketat pendistribusian Alat Pelindung Diri (APD) untuk para tenaga medis yang menangani virus Covid-19 atau corona. Dirinya menyayangkan dalam sepekan terakhir sudah 9 dokter yang meninggal karena covid-19 dan terdapat oknum ASN yang menggelapkan APD untuk keuntungan pribadi.

"Saya imbau pemerintah untuk tidak hanya menyegerakan tapi juga memperketat pendistribusian APD di setiap daerah. Sepekan ini sudah 9 dokter kita yang gugur karena pandemi covid-19 dan juga masih adanya pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab mengambil APD yang sangat dibutuhkan untuk kepentingan pribadi, hal ini sangat disayangkan sekali dalam kondisi seperti ini," tutur Mulyadi, Sabtu (28/3/2020).

Anggota Komisi III DPR RI Mulyadi juga meminta aparat penegak hukum untuk memberikan hukuman setimpal atas tindakan kriminal yang telah dilakukan oleh beberapa oknum ASN. Menurutnya, pencurian APD untuk tenaga medis ini tidak dapat dipandang sebelah mata mengingat saat ini dunia masih dilanda pandemi virus covid-19.

"Saya mengimbau pelaku harus diberikan hukuman yang setimpal atas kejahatan yang dilakukannya, APD tersebut sangat penting untuk para tenaga medis kita yang berjuang di garda terdepan menangani virus covid-19 ini. Saya tidak habis pikir masih ada oknum yang tidak bertanggung jawab memanfaatkan situasi untuk kepentingan pribadi," ujarnya.

Tak hanya itu, Mulyadi juga mengimbau kepada aparat penegak hukum bersama pemerintah untuk melakukan oprasi pasar agar tidak terdapat penimbunan APD. Ditengah kelangkaan APD saat ini, menurutnya perlu dilakukan oprasi pasar ke pihak produksi dan distributor.

"Perlu ada oprasi pasar yang ketat ke pabrik maupun distributor agar tidak ada oknum yang mengambil keuntungan dari pandemi ini. Jika ada tindak dengan tegas agar memberikan efek jera kepada pelaku," kata dia.

Di samping itu, Calon Gubernur (Cagub) Sumbar Mulyadi mendesak pemerintah pusat maupun daerah untuk mempercepat penanganan virus Covid-19 atau corona. Pasalnya selama sepekan terakhir sudah 9 dokter yang dinyatakan meninggal akibat menangani virus tersebut.

Ia menjelaskan 8 dari 9 dokter yang meninggal dikarenakan terpapar virus covid-19 dan 1 dokter dikarenakan kelelahan menghadapi pandemi virus tersebut. Menurutnya hal ini harus menjadi perhatian bersama baik pemerintah pusat dan daerah.

Untuk menekan angka tersebut Mulyadi mengatakan pemerintah harus memberikan dukungan kepada tenaga media secara maksimal yakni dengan menyediaka sarana dan prasarana terbaik.

"Kita juga harus melindungi tenaga medis kita secara maksimal karena mereka yang berada di garda terdepan berjibaku menangani virus covid-19 ini. Sarana dan prasarana untuk mereka harus diberikan yang terbaik agar tidak terpapar virus hingga menyebabkan kematian," ujarnya.

Mulyadi yang juga Calon Gubernur (Cagub) Sumbar menyoroti pasien positif covid-19 yang berstatus tenaga medis. Dirinya menyayangkan hal tersebut dapat terjadi.

Menurutnya kejadian tersebut karena kurangnya Alat Pelindung Diri (APD) untuk para tenaga medis. Oleh karenanya Mulyadi meminta pemerintah pusat maupun daerah untuk mempercepat pendistribusian APD yang memenuhi standar keselamatan.

Disamping itu, mantan Wakil Ketua Komisi VII DPR RI tersebut memgimbau pemerintah menyediakan tempat istirahat untuk para tenaga medis agar tidak ada lagi kasus meninggal karena kelelahan.

"APD saya mohon sekali kepada pemerintah untuk mempercepat pendistribusiannya kepada para tenaga medis kita, jangan sampai mereka menangani virus ini tanpa alat pelindung yang lengkap dan memenuhi standar keselamatan," kata dia.

"Tolong juga tenaga medis diberikan fasilitas istirahat yang baik agar dapat terus berjuang melawan virus covid-19 ini, kita tentunya tidak ingin mereka kelelahan karena kelalaian kita. Tenagaedis juga harus kita jaga, kita juga harus prioritaskan kesehatan dan keselamatan mereka," tandasnya. (*)

 Sumber : Rilis /  Editor : Milna

Akses harianhaluan.com Via Mobile harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]