Ratusan Perantau Pulang Kampung, Camat Simpati Pasaman Tetapkan Zona Merah


Ahad, 29 Maret 2020 - 15:17:30 WIB
Ratusan Perantau Pulang Kampung, Camat Simpati Pasaman Tetapkan Zona Merah ilustrasi corona

PASAMAN, HARIANHALUAN.COM -- Camat Simpang Alahan Mati (Simpati), Kabupaten Pasaman, Yuliadwar menetapkan kecamatannya sebagai daerah zona merah, guna mengantisipasi penyebaran virus korona (Covid-19). Penetapan sebagai zona merah ini didasari kekhawatiran wilayahnya menjadi epicentrum penyebaran Covid-19 di Pasaman. 

Hal itu merujuk pada data semakin banyaknya jumlah perantau pulang kampung. "Itu dasar kita menetapkan Kecamatan Simpang Alahan Mati merupakan daerah zona merah. Sebab, perantau yang pulang kampung kesini, sudah lebih dari 200-an orang," ungkap Yuliadwar saat dihubungi Haluan, Minggu (29/3/2020).

Para perantau itu, kata dia, berasal dari Malaysia, Jabodetabek, Batam, Riau, Padang juga Medan. Tingginya kedatangan para perantau tersebut ditengah penyebaran virus korona yang kian masif dan meluas menjadi kekhawatiran bagi pihaknya. "Satgas kita sudah turun ke masyarakat dan melakukan pendataan. Memang, jumlah kedatangan perantau ini lumayan tinggi," katanya. 

Bagi masyarakat yang baru pulang dari rantau, Yuli meminta segera melaporkan diri dan melakukan pemeriksaan ke petugas atau ke fasilitas kesehatan (Puskesmas) terdekat. "Mereka juga kita imbau untuk melakukan isolasi diri secara mandiri, dilarang berkumpul dengan orang banyak (masyarakat setempat) selama 14 hari dan gunakan masker setiap setiap hari," ujarnya. 

Dia juga meminta partisipasi masyarakat dalam upaya memutus mata rantai penyebaran virus korona di daerah itu. Caranya, ikut memantau dan melaporkan setiap warga pendatang dari rantau ke tim gugus tugas percepatan penanganan Covid-19 di daerah itu. "Ninik mamak, Walinagari dan Jorong harus ikut andil. Larang warganya yang baru pulang kampung dari luar daerah dan luar negeri ke luar rumah selama 14 hari dan harus tetap dirumah," ujarnya. 

Sejumlah tempat pemandian dan destinasi wisata lainnya yang menjadi andalan di kecamatan itu juga ditutup bagi tamu luar, sampai batas yang belum bisa dipastikan. Selain itu, masyarakat juga diminta menunda pesta dan perhelatan lainnya yang mengundang orang banyak. "Menyikapai situasi terkini (Covid-19), masyarakat perlu diberi kesadaran, agar menghindari perkumpulan orang banyak dan kontak langsung dengan orang lain. Pesta perkawinan, acara keagamaan, pesta rakyat, pesta adat dan lain-lain tunda dulu," tukasnya. (*)

Reporter : Yudhi Lubis /  Editor : Agoes Embun

Akses harianhaluan.com Via Mobile harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]