Sedih! Akibat Corona, Mendes Tak Lagi Momong Cucu


Ahad, 29 Maret 2020 - 21:46:07 WIB
Sedih! Akibat Corona, Mendes Tak Lagi Momong Cucu Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Abdul Halim Iskandar bertatap muka via teleconference dengan perangkat desa di sejumlah daerah di Ruang Kerjanya di Kantor Kalibata. Foto: Dok. Kemendes PDTT

JAKARTA, HARIANHALUAN.COM -- Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Abdul Halim Iskandar menjelaskan, sesuai dengan arahan Presiden Joko Widodo, Dana Desa harus difokuskan pada dua hal besar yaitu Padat Karya Tunai Desa dan Penanganan Virus Corona (Covid-19).

"Untuk penanganan Covid-19, difokuskan untuk pencegahan karena saat ini belum banyak desa yaang terpapar jadi harus diantisipasi," kata Gus Menteri, dilansir dari laman resmi Kemendes PDTT, Minggu (29/3/2020).

Pertama, pencegahan yang dilakukan yaitu penanganan warga desa yang berasal dari luar wilayah. Harus dialukan pendataan dengan tegas. Warga yang akan masuk desa, terlebih dahulu diminta untuk lakukan pemeriksaan di Rumah Sakit atau Puskesmas terdekat, apalagi jika berasal dari wilayah yang memang telah terpapar Covid-19.

"Sebaiknya kita jangan egois dan berbesar hati untuk lakukan pengecekan. Saya saja sudah lama tidak menggendong Cucu karena sadar sering keluar rumah. Saya setibanya di rumah langsung ganti baju antisipasi jika virus menempal di baju," ujar Gus Menteri.

Selanjutnya, jika warga itu dinyatakan sehat, diminta untuk lakukan isolasi mandiri di rumah selama minimal 14 hari agar memastikan kemungkinan virus yang tidak diketahui tidak berkembang. Setelah itu bisa berinteraksi dengan masyarakat.

Pencegahan selanjutnya, sahabat desa lakukan pendataan warga desa yang rentan seperti usia lanjutn dan miliki penyakit kronis. Dana Desa bisa dipergunakan untuk membeli vitamin atau obat untuk warga desa yang memang rentan.

"Dana desa bisa dibolehkan untuk beli suplay vitamin karena kunci dari pencegahan Covid-19 adalah daya tahan tubuh atau imun," imbuh Gus Menteri.

Langkah selanjutnya adalah identifikasi fasilitas desa seperti ruang-ruang sekolah atau Balai Desa. Ruang ini nantinya bakal dijadikan ruang isolasi bagi warga yang memang terpapar Virus Corona.

Bagi desa yang letaknya berdekatan dengan wilayah yang terpapar Virus Corona, bisa gunakan Dana Desa untuk lakukan disinfektan di tempat-tempat umum seperti Pasar, Balai Desa, Tempat Ibadah dan saran pendidikan.

"Dana Desa pun bisa digunakan untuk pembelian Hand Sanitizer dan ditaruh di tempat-tempat umum yang mudah diakses masyarakat," kata Mendes PDTT. (*)

 Sumber : Kemendes PDTT /  Editor : Milna
Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]