Terdeteksi 30 ODP di Nagari Pakan Rabaa, Ali Akbar Bersaudara Inisiasi Penyemprotan Desinfektan


Senin, 30 Maret 2020 - 18:42:34 WIB
Terdeteksi 30 ODP di Nagari Pakan Rabaa, Ali Akbar Bersaudara Inisiasi Penyemprotan Desinfektan Foto bersama jelang melakukan penyemprotan disinfektan di rumah warga di Nagari Pakan Rabaa. Jefli

SOLOK SELATAN, HARIANHALUAN.COM -- Keluarga Ali Akbar bersaudara melakukan inisiatif untuk penyemprotan desinfektan ke rumah warga di Nagari Pakan Rabaa, Kecamatan Koto Parik Gadang Diateh (KPGD). Kegiatan ini sengaja dilakukan untuk pencegahan penularan wabah Covid-19 di wilayah itu, Senin (30/3/2020).

Ali Akbar bersaudara merupakan tiga orang tokoh masyarakat di kecamatan itu. Diantaranya, Arpan Ali selaku Wali Nagari Pakan Rabaa, Afrinaldi Ali selaku Anggota DPRD Solsel dan Erwin Ali menjabat sebagai Kepala Badan Kepegawaian Pemberdayaan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Solsel.

"Kegiatan ini murni dari inisiatif keluarga besar Ali Akbar bukan dari kegiatan pemerintahan nagari. Kami melihat, jumlah Orang Dalam Pemantauan (ODP) di Pakan Rabaa umumnya berasal dari luar Solsel, bahkan banyak dari zona merah sehingga perlu antisipasi dengan penyemprotan disinfektan ke rumah warga," ujar Arpan Ali.

Dia menyebutkan, di nagari itu terpantau sebanyak 30 ODP, termasuk anggota keluarganya hingga Senin (30/3/2020). Jika dirinci per Jorong yaitu, di Jorong Pakan Rabaa ada 20 ODP yang berasal dari Pekanbaru, Batam, Jakarta, Yogyakarta dan perantau dari negeri Jiran Malaysia.  
Di Jorong Sungai Kapur ada 4 ODP. Jorong Sungai Pangkua 3 ODP dan di Jorong Sungai Bong sebanyak 3 ODP. "Umumnya para perantau yang pulang kampung," sebutnya.

Penyemprotan desinfektan, imbuhnya, dilakukan di empat jorong di nagari Pakan Rabaa yang menyasar pemukiman warga dan prioritas rumah yang memiliki ODP. "Ada lima orang yang bertugas menyemprotkan disinfektan ditiap jorong," bebernya.

Penyemprotan disinfektan tersebut ikut menggandeng Polsek KPGD, Koramil 03 Muara Labuh dan Dinas Kesehatan Solsel. Turut hadir Kapolsek KPGD, Iptu Masirwan, Danramil 03 Muara Labuh, Kapten Inf Betrimeldi dan Babinsa Kopda Irsyadul Huda beserta Bhabinkamtibmas, Brigadir Weldi. 

Kapolsek KPGD, Iptu Masirwan sebelum melakukan kegiatan penyemprotan mengatakan pihak Kepolisian mendukung upaya yang diinisiasi oleh Ali Akbar bersaudara. "Kami akan dampingi hingga selesai penyemprotan disinfektan di rumah warga. Objeknya ialah lokasi yang kerap disentuh seperti pintu masuk, jendela dan objek yang lainnya," sebutnya.

Ia berharap, sebelum melakukan penyemprotan sampaikan maksud kepada penghuni rumah. "Jangan main semprot saja supaya tidak ada kesalahpahaman," ujarnya.

Kemudian, ia mengingatkan kepada warga yang ada sanak famili yang datang dari perantauan untuk segera melaporkan ke pihak Nagari, Puskesmas untuk dilakukan pendataan dan pengecekan kesehatan. "Perantau kalau bisa tetap menahan diri dirumah selama 14 hari. Untuk sementara tahan dulu silaturahmi, demi kebaikan bersama mengatasi wabah Covid-19," tutupnya. (*)

Reporter : Jefli Bridge /  Editor : Agoes Embun

Akses harianhaluan.com Via Mobile harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Kamis, 01 Juni 2017 - 19:33:36 WIB

    Pernah Ada Pesta Gay di Payakumbuh, Dinkes: 625 Pria Terdeteksi LGBT

    Pernah Ada Pesta Gay di Payakumbuh, Dinkes: 625 Pria Terdeteksi LGBT PAYAKUMBUH, HARIANHALUAN.COM—Masyarakat beberapa waktu lalu sempat geger dengan terbongkarnya pesta seks antara laki-laki dengan laki-laki atau yang disebut pasangan gay di Jakarta. Ternyata pesta yang sama juga pernah ter.
  • Selasa, 02 Februari 2016 - 02:36:38 WIB

    Gafatar BelumTerdeteksi di Sawahlunto

    SAWAHLUNTO, HALUAN — Badan Kesatuan Bangsa Politik dan Penanggulangan Bencana Daerah (Kesbangpol PBD) Kota Sawahlunto menghimbau masyarakat agar selalu mewaspadai masuknya paham radikal di lingkungannya masing masing..
  • Jumat, 22 Januari 2016 - 03:05:23 WIB

    Gafatar dan Ahmadiyah tak Terdeteksi di Pasaman

    PASAMAN, HALUAN— Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pasaman H. Abdel Haq menegaskan bahwa dua aliran sesat yang pernah berkembang di Provinsi Sumatera Barat, Ahmadiyah dan Gafatar, tidak terdeteksi keberadaannya di d.
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]