Pembatasan Selektif di Sumbar, 54 Petugas Siaga di Satu Titik Perbatasan


Senin, 30 Maret 2020 - 22:32:53 WIB
Pembatasan Selektif di Sumbar, 54 Petugas Siaga di Satu Titik Perbatasan Wakil Gubernur Nasrul Abit menggelar rapat terbatas Covid-19.

PADANG, HARIANHALUAN.COM -- Sembilan titik masuk ke Sumatera Barat yang akan dilakukan pembatasan selektif yakni, Dhamaraya-Jambi, Sijunjung-Riau, Limapuluh Kota-Riau, Pesisir Selatan-Bengkulu, Pesisir Selatan-Jambi,  Solok Selatan-Jambi, Pasaman-Riau, Pasaman-Sumatera Utara dan Pasaman Barat-Sumatera Utara. 

Hal ini disampaikan Wakil Gubenur Sumatera Barat, Nasrul Abit pada usai pembahasan dengan OPD terkait dalam pelaksanaan Rapat Terbatas Persiapan Posko Perbatasan Wilayah Sumbar di Aula Kantor Gubernur Sumbar, Senin (30/3/2020). Hadir dalam rapat tersebut, Asisten Bidang Administrasi Umum dan Kesra, Kadis Perhubungan, Kasat Pol PP, Kabid Pelayanan Kesehatan Dinkes serta Kabid Kedaruratan dan Logistik.

Wagub Nasrul Abit juga menyerukan agar setiap masyarakat menjalani pemeriksaan ini dengan baik sesuai prosedur tetap yang dilakukan -petugas di lapangan. "Kepada pemerintah kabupaten dan kota hendaknya terus melakukan pemantauan setiap hari kepada setiap orang baru yang masuk. Bisa dilakukan oleh lurah, nagari, kepala desa, kepala jorong, RT dan RW di daerah masing-masing," imbaunya. 

Nasrul Abit menambahkan, untuk antisipasi penyebaran covid-19 merupakan tanggung jawab dan tugas bersama agar Sumbar segera terbebas dari penyebarannya. Wagub Nasrul Abit juga menyebut, petugas di lapangan sendiri juga dimintakan kepada Pemkab masing-masing seperti,  dari Satpol PP, Dishub, BPBD, Dinkes itu adalah pihak provinsi yang ditugaskan untuk monitoring posko di perbatasan.

Sementara, yang bertanggung jawab untuk mendirikan posko dan melaksanakan di lapangan adalah Kabupaten/Kota setempat. "Provinsi hanya monitoring dan supply kelengkapan, sedangkan pelaksanaan pembatasan selektif bagi para perantau yang masuk dilakukan oleh petugas di daerah," jelas Wagub.

Ditambahkannya, selama 1x24 jam ada tiga shift yang diberlakukan, seorang personel untuk 1 shift selama 8 jam kerja yang terdiri dari petugas Dinkes 5 orang, Pol PP 3 orang, Dishub 3 orang, BPBD 3 orang, TNI 2 orang, Polri 2 orang dengan jumlah 18 orang pershift. "Sehingga, petugas sehari berjumlah 54 orang persatu titik di setiap perbatasan pintu masuk," kata Nasrul Abit. 

Petugas dari Pemprov selain melakukan monitoring nantinya juga akan membagikan kelengkapan seperti Thermogun 2 unit per posko, kecuali Dharmasraya dan Limapuluh Kota yang butuh empat unit per poskonya. Juga ada masker, hand sanitaizer, hand spoon, baju hazmat, sepatu bot dan lembar kesediaan karantika bagi pendatang sesuai pedoman covid-19 Kemenkes. (*)

 Sumber : rel /  Editor : Agoes Embun

Akses harianhaluan.com Via Mobile harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]