Ini 4 Arahan Presiden Jokowi Terkait Antisipasi Mudik Lebaran karena Corona


Selasa, 31 Maret 2020 - 08:25:37 WIB
Ini 4 Arahan Presiden Jokowi Terkait Antisipasi Mudik Lebaran karena Corona Presiden Joko Widodo

JAKARTA, HARIANHALUAN.COM – Presiden Joko Widodo (Jokowi) memberikan empat arahan untuk mengantisipasi terjadinya arus mudik Hari Raya Idul Fitri 1441 Hijriah di tengah pandemi virus corona. Langkah antisipasi mudik diambil karena mobilitas orang yang besar berisiko memperluas penyebaran Covid-19.

Arahan tersebut disampaikan Jokowi saat memberikan pengantar awal rapat terbatas membahas antisipasi mudik Lebaran 2020. Rapat melalui konferensi video dipimpin langsung Jokowi dari Istana Bogor, Jawa Barat, Senin (30/3/2020).

Jokowi menyorot banyaknya warga yang mudik dari Jakarta sejak berstatus tanggap darurat corona. Ini membuka risiko tertularnya corona ke berbagai daerah.

“Sejak penetapan tanggap darurat di DKI Jakarta telah terjadi percepatan arus mudik terutama dari para pekerja informal di Jabodetabek menuju ke Provinsi Jawa Barat, Provinsi Jawa Tengah, dan DIY serta ke Jawa Timur,” ujar Jokowi.mudik

Kepala Negara kemudian memberikan empat arahan terkait antisipasi mudik Lebaran:

Pertama, fokusnya adalah mencegah meluasnya Covid-19 dengan mengurangi atau membatasi pergerakan orang dari satu tempat ke tempat yang lain.

Ke dua, demi keselamatan bersama, untuk dilakukan langkah-langkah yang lebih tegas mencegah terjadinya pergerakan orang ke daerah.

“Saya melihat juga ada imbauan-imbauan dari tokoh-tokoh dan gubernur pada perantau di Jabodetabek untuk tidak mudik. Dan ini saya minta untuk diteruskan dan digencarkan lagi, tapi menurut saya juga imbauan-imbauan seperti ini juga belum cukup. Perlu langkah-langkah yang lebih tegas untuk memutus rantai penyebaran Covid-19 ini,” kata Presiden.

Ke tiga, arus mudik kali ini dipercepat bukan karena faktor budaya, tetapi memang karena memang terpaksa, yang ada di lapangan banyak pekerja informal di Jabodetabek terpaksa pulang kampung karena penghasilannya menurun sangat drastis atau bahkan hilang.

“Tidak ada pendapatan sama sekali akibat diterapkannya kebijakan tanggap darurat yaitu kerja di rumah, sekolah dari rumah, dan ibadah di rumah,” ujarnya.

Untuk itu, Presiden minta percepatan program social safety net, jaring pengaman sosial yang memberikan perlindungan sosial di sektor informal dan para pekerja harian maupun program insentif ekonomi bagi usaha mikro, usaha kecil betul-betul segera dilaksanakan di lapangan.

“Sehingga para pekerja informal, buruh harian, asongan, semuanya bisa memenuhi kebutuhan dasarnya sehari-hari,” imbuh Presiden.

Ke empat, untuk warga yang sudah terlanjur mudik, Presiden minta kepada para Gubernur, Bupati, dan Wali Kota meningkatkan pengawasannya karena pengawasan di wilayah masing-masing sangat penting sekali.

“Saya sudah menerima laporan dari Gubernur Jawa Tengah, Gubernur DIY, bahwa di provinsinya sudah menerapkan protokol kesehatan yang ketat, baik di desa maupum di kelurahan bagi para pemudik. Ini juga saya kira inisiatif yang bagus,” katanya.(*)

 Sumber : okezone /  Editor : NOVA

Akses harianhaluan.com Via Mobile harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]