Sempat Terlantar, Balita Malang Terkena Siraman Air Panas di Suayan Sudah Dirawat di RS


Selasa, 31 Maret 2020 - 08:41:25 WIB
Sempat Terlantar, Balita Malang Terkena Siraman Air Panas di Suayan Sudah Dirawat di RS Balita terkena siraman air panas di Suayan, Kabupaten Limapuluh Kota.

LIMAPULUH KOTA, HARIANHALUAN.COM - Seorang balita terkena siraman air panas di Suayan, Kabupaten Limapuluh Kota. Kabar tersebut viral di media sosial dan baru terdengar oleh Wakil Bupati Limapuluh Kota Ferizal Ridwan, Senin 30 Maret 2020 malam.

Wabup mengunjungi rumah balita malang tersebut di Kampung Rambun, Jorong Suayan Tinggi, Nagari Suayan.

"Kami baru saja mendapat kabar ini dan minta maaf baru datang malam ini. Sekarang hal yang paling utama adalah membawa anak kita ini ke rumah sakit sesegara mungkin," kata wabup.

Namun awalnya keluarga balita 14 tahun agak ragu membawa anak keempatnya tersebut ke rumah sakit karena terkendala biaya. Tapi wabup menegaskan bahwa dirinya siap menanggung pembiayaan balita bernama Raihan ini.

"Sekarang kita rujuk anak ini. Soal biaya, jangan dipikirkan karena saya akan menanggung semuanya. Hal terpenting adalah pengobatan segera terkait kondis luka bakar anak kita ini," ujarnya.

Secara terpisah, Gustatir (40 tahun), ayah dari Raihan mengatakan peristiwa naas tersebut terjadi pada Jumat 27 Maret 2020 lalu. Namun karena kondisi dan keadaan yang tidak memungkinkan maka urung sampai di Puskesmas, ditambah lagi identitas atau Kartu Keluarga masih tertahan di rumah sakit bersalin karena kekurangan biaya.

"Saya baru tahu pada saat sorenya karena kejadian ini sendiri terjadi saat akan ibadah salat Jumat. Istri Saya saat itu sedang memasak air dan ingin menuangkan ke dalam ceret. Tiba-tiba panci terjatuh dan cipratan air panas tersebut mengenai sebagian tubuh Raihan," katanya didampingi istrinya Silfia Nekasari.

Hasil pantauan di lapangan, untuk bagian yang cukup parah yaitu bagian tubuh sebelah kanan. Luka bakar tersebut terjadi pada bagian wajah, lengan, badan dan kaki Raihan sebelah kanan. 

Wabup juga melunasi biaya bersalin untuk mendapatkan identitas keluarga Gustatir yang saat ini tertahan di salah satu rumah bersalin di Kota Payakumbuh tersebut.(*)

Reporter : Dadang Esmana /  Editor : NOVA

Akses harianhaluan.com Via Mobile harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]