Butuh 1 Juta Tim Medis, Gubernur New York Teriak Minta Tolong


Selasa, 31 Maret 2020 - 12:35:34 WIB
Butuh 1 Juta Tim Medis, Gubernur New York Teriak Minta Tolong Gubernur New York Andrew M Cuomo. (Foto: Istimewa)

NEW YORK, HARIANHALUAN.COM -- Gubernur New York Andrew M Cuomo memohon meminta bantuan kepada para sukarelawan tim medis untuk datang menangani pasien virus corona (Covid-19) di kotanya. Sebab, jumlah korban tewas di New York terus meningkat lebih dari 250 orang dalam sehari dengan total lebih dari 1.200.

"Tolong, bantu kami di New York sekarang," kata Andrew Cuomo dilansir dari Haluan.co (Haluan Media Group), Selasa (31/3/2020).

Cuomo meminta tambahan 1 juta tim medis untuk mengatasi pencegahan corona di New York. Karena, corona ini sudah meregut lebih dari 1000 nyawa warga New York.

Tak hanya New York, di California, para pejabatnya juga menyerukan hal serupa meminta bantuan sukarelawan medis. Karena, pasien rawat inap corona terus bertambah dua kali lipat selama empat hari terakhir. Kemudian, jumlah pasien dalam perawatan intensif juga meningkat tiga kali lipat.

"Masa-masa yang menantang ada di depan selama 30 hari ke depan, dan ini adalah 30 hari yang sangat krusial," kata Presiden AS Donald Trump.

"Semakin kita kompak mendedikasikan diri kita hari ini, semakin cepat kita akan melewati krisis ini."

Sementara itu, di Eropa, baik Italia dan Spanyol juga sangat terpukul menyaksikan angka kematian akibat infeksi corona terus meningkat lebih dari 800 orang. Namun kabar baiknya, menurut kepala darurat Badan Kesehatan Dunia Dr. Michael Ryan, kasus-kasus di Italia dan Spanyol berpotensi akan segera stabil.

Ryan memperingatkan agar tidak melakukan tindakan pengamanan yang keras kepada masyarakat.

"Kita sekarang harus menekan penyebaran virus, tapi itu tentu tidak akan berakhir dengan sendirinya,” kata Ryan.

Angka Kematian Covid-19 Amerika Serikat Bisa Capai 200.000 dan Jutaan Kasus Infeksi

Menurut laporan Universitas Johns Hopkins, debih dari tiga perempat juta orang di seluruh dunia telah terinfeksi corona. Dan lebih dari 37.000 orang telah meninggal dunia.

AS melaporkan lebih dari 160.000 infeksi dan lebih dari 3.000 kematian. Kota New York menjadi titik merah di AS. New Orleans, Detroit dan kota-kota lain juga memiliki kelompok yang mengkhawatirkan. (*)

 Sumber : Haluan Media Group /  Editor : Milna
Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Kamis, 09 Januari 2020 - 11:27:24 WIB

    Trump 'Pede' AS Tak Butuh Lagi Minyak dari Timur Tengah

    Trump 'Pede' AS Tak Butuh Lagi Minyak dari Timur Tengah JAKARTA, HARIANHALUAN.COM - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menyebut Amerika Serikat (AS) tak lagi membutuhkan minyak dari Timur Tengah. Dalam pidatonya, Trump mengatakan AS merupakan negara yang mandiri..
  • Rabu, 05 Juli 2017 - 16:37:33 WIB

    Butuh Uang untuk Anak Sekolah, Ronal Mengaku Terpaksa Jadi Kurir Sabu

    Butuh Uang untuk Anak Sekolah, Ronal Mengaku Terpaksa Jadi Kurir Sabu PADANG, HARIANHALUAN.COM - Irwanto (40), kurir yang membawa sabu-sabu dengan berat 89,16 gram, mengaku menjadi kurir karena terpaksa dihadapan majelia hakim di Pengadilan Negeri klas I A Padang, Rabu (5/7) .
  • Rabu, 09 September 2015 - 18:32:55 WIB

    Harga Kebutuhan Pokok Relatif Stabil

    SAWAHLUNTO, HALUAN — Harga cabai rawit di pasar-pasar tra­disional Kota Sawahlunto tetap bertahan di harga Rp60.000 per kilo.

    Pantauan Haluan di pasar baru Sawahlunto Rabu (9/9), bertahannya har.

  • Ahad, 30 Agustus 2015 - 18:33:53 WIB

    Songket Silungkang Butuh Inovasi Baru

    SAWAHLUNTO, HALUAN — Pemerhati songket asal Swiss, Bernhard Bert, me­nilai penggunaan kain song­ket Silungkang asal Kota Sawahlunto, sebagai bahan pakaian jadi masih mem­butuhkan beberapa inovasi baru.

  • Ahad, 05 Juli 2015 - 19:18:23 WIB

    Harga Kebutuhan Pokok Stabil

    SAWAHLUNTO, HALUAN— Memasuki pekan ketiga Ramadan 14­36 hijriyah, harga sejumlah komoditi kebutuhan pokok di Sawahlunto cenderung stabil. Namun ada beberapa komoditas sayuran yang me­ng­alami penurun.

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]