Jangan Tambah Utang Lagi Indonesia!


Rabu, 01 April 2020 - 09:55:22 WIB
Jangan Tambah Utang Lagi Indonesia! ilustrasi utang luar negeri

JAKARTA, HARIANHALUAN.COM -- Pemerintah telah menerbitkan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perppu) Nomor 1 Tahun 2020 tentang Kebijakan Keuangan Negara dan Stabilitas Sistem Keuangan. Perppu tersebut dikeluarkan pemerintah terkait dengan penanganan wabah virus corona atau Covid-19 yang kini sedang melanda Indonesia.

Poin utama dari Perppu tersebut adalah tambahan belanja dan pembiayaan APBN Tahun 2020 untuk penanganan Covid-19 adalah sebesar Rp405,1 triliun. "Yang kita hadapi saat ini adalah situasi yang memaksa, maka saya baru saja menandatangani Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perpu) tentang Kebijakan Keuangan Negara dan Stabilitas Sistem Keuangan,” Presiden Jokowi, Selasa (31/3/2020).

Baca Juga : Bingung Ziarah Kubur Dilarang, Dedi Mulyadi: Ganti Saja Jadi Wisata Religi

Wakil Ketua DPR RI Bidang Kokesra Abdul Muhaimin Iskandar mengaku khawatir terhadap ketersediaan anggaran negara untuk menanggulangi virus corona dan restrukturisasi ekonomi Indonesia di tengah meningkatnya wabah virus dari Kota Wuhan, China itu. Melihat situasi saat ini dengan jumlah anggaran terbatas yang dimiliki negara saat ini menurut Muhaimin, justru akan membuka potensi godaan berutang kepada luar negeri.

Namun Muhaimin mengharapkan pemerintah untuk tidak menambah utang luar negeri (LN). “Jangan sampai karena besaran utang membuat Indonesia tidak merdeka,” kata Muhaimin di Gedung Nusantara III, Senayan, Jakarta, Selasa (31/3/2020).

Baca Juga : Dukung Perjuangan Rakyat Palestina, Indonesia Lakukan Upaya Maksimal di Semua Lini

Ketua Umum PKB berharap, pemerintah dapat memiliki solusi logis, cepat dan tepat untuk menutupi kebutuhan anggaran yang besar dalam situasi bencana nasional seperti saat ini. Salah satu solusi disebutkan adalah negara lebih baik berutang kepada warga negara sendiri daripada berutang kepada luar negeri.

“Tidak apa-apa negara ini berutang kepada mereka yang kaya di negeri ini, intinya dari dalam negeri sendiri. Mari dikumpulkan agar Indonesia dapat merdeka,” tutur Muhaimin.

Muhaimin mengingatkan agar pemerintah punya kebijakan rasional. Segala kebijakan mulai anggaran sampai dampak ekonominya harus dipikirkan Pemerintah. (*)

Editor : Agoes Embun | Sumber : Haluan Media Group
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]