Gelandangan di Kota Ini Diungsikan ke Rumah Bordil


Rabu, 01 April 2020 - 16:35:30 WIB
Gelandangan di Kota Ini Diungsikan ke Rumah Bordil Ilustrasi

JAKARTA, HARIANHALUAN.COM - Showpark, sebuah rumah bordil yang beroperasi di Prague Market (Pasar Praha), Holešovice, Republik Ceko, telah diberikan waktu 72 jam untuk membereskan bangunannya sehingga kamar tamu dapat digunakan untuk mengkarantina para tunawisma selama keadaan darurat pandemi virus corona COVID-19.

Kota ini juga sedang mencari bangunan lain untuk karantina tunawisma atau tempat untuk memasang tenda. Beberapa ratus orang tunawisma membutuhkan fasilitas karantina, menurut Balai Kota, seperti yang dikutip dari Expat Cz pada Rabu (1/4).

Walikota Praha, Zdeněk Hřib pada tanggal 26 Maret mengirim surat kepada perusahaan Eroc, yang mengoperasikan rumah bordil, untuk mengosongkannya kamar-kamar dalam waktu 72 jam atau pemerintah kota akan membersihkan ruang itu.

"Jika tempat ini tidak disediakan secara sukarela oleh perusahaan Anda, saya akan turun tangan mengurusnya sesuai dengan undang-undang mengenai situasi gawat darurat negara," tulis Hřib dalam suratnya.

Dia mengatakan kepada media bahwa para tunawisma tidak memiliki banyak pilihan untuk mematuhi aturan pembatasan perjalanan atau menjaga jarak selama pandemi corona melanda Ceko.

"Para tunawisma tidak memiliki tempat untuk mengkarantina diri, karena mereka hidup di jalanan. Karena itu kami harus mencari tempat yang pantas, salah satunya adalah bangunan yang ditempati secara ilegal oleh perusahaan Eroc," kata Hřib.

Walikota mengatakan kepada Seznam Cz bahwa tujuan utamanya adalah melindungi populasi secara keseluruhan.

"Mengingat keadaan darurat, saya harus melindungi seluruh lapisan masyarakat di Praha dari kemungkinan penyebaran virus corona dengan cara apapun," katanya.

Balai Kota Praha telah lama ingin menyingkirkan rumah bordil terbesar di kota itu sebagai bagian dari rencana berkelanjutan untuk merenovasi Pasar Praha yang berusia 125 tahun menjadi pusat perbelanjaan dan budaya.

Sebelum pandemi corona, Balai Kota sudah memulai proses pengadilan melawan Eroc untuk membuat mereka meninggalkan bangunan berdinding bata di pintu masuk pasar yang sejatinya sebuah aula sejak zaman kuno.

Putusan pengadilan distrik pada tahun 2019 mendukung Balai Kota Praha, tetapi Eroc naik banding.

Putusan itu mengatakan Eroc harus pergi dalam 30 hari dan membayar 248 juta CZK sebagai uang sewa.

Eroc tidak memiliki kontrak dengan kota untuk menggunakan bangunan tersebut.

Eroc, yang mulai mengoperasikan bordil pada tahun 1998, hanya memiliki kontrak dengan pemilik sebelumnya, Delta Center, yang seharusnya membangun kembali daerah itu pada 1990-an dan 2000-an tetapi gagal melakukannya.

Seluruh kawasan Pasar Praha sekarang dimiliki oleh Balai Kota Praha.

Perwakilan Eroc, Zbyněk Matula dalam negosiasi dengan Balai Kota Praha pada bulan Desember mengatakan tidak ada masalah besar dengan operasi rumah bordil dalam lebih dari 20 tahun, dan bahwa jika bordil ditutup, 600 pekerja seks akan pindah ke jalan-jalan atau rumah bordil di pusat kota.

Balai Kota Praha tidak setuju, dan terus ingin rumah bordil ditutup.

Rumah bordil itu mencakup hampir 2.000 meter persegi, dan memiliki 158 ribu pengunjung sepanjang tahun lalu.

Pasar Praha, yang sebelumnya merupakan Rumah Pemotongan Hewan Pusat dari Kota Kerajaan Praha, dibangun pada tahun 1983 dan diresmikan pada tahun 1895.

Sejak tahun 1993 telah dilindungi sebagai monumen budaya.

Seluas 103.060 meter persegi, kawasan ini terdiri dari 40 bangunan dengan elemen desain Art Nouveau dan Neo-Renaissance.

Arsiteknya adalah Josef Srdínek.

Dua patung banteng di pintu masuk adalah karya pemahat Ceko Bohuslav Schnirch dan Čeněk Vosmík.

Orang sering menyebut pasar ini sebagai Pasar Holešovice untuk menghindari kebingungan dengan pasar terbuka lainnya di Praha.(*)
 

 Sumber : cnnindonesia /  Editor : NOVA
Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Rabu, 15 Januari 2020 - 09:04:15 WIB

    Wah, Semakin Banyak Warga California Jadi Gelandangan

    Wah, Semakin Banyak Warga California Jadi Gelandangan LOS ANGELES, HARIANHALUAN.COM- Gubernur California, Amerika Serikat, Gavin Newsom melakukan berbagai upaya untuk menekan gelandangan atau tunawisna di wilayahnya..
  • Senin, 18 November 2019 - 13:53:28 WIB

    Masjid Ini Sediakan Penginapan Bagi Gelandangan

    Masjid Ini Sediakan Penginapan Bagi Gelandangan SINGAPURA, HARIANHALUAN.COM - Masjid Sultan, Singapura, menyediakan ruangan bagi para gelandangan untuk menginap setiap malam. Masjid pertama di Singapura itu juga menjadi yang pertama dalam memberikan bantuan bagi tunawisma .
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]