Ya Allah, Gubernur Jateng sampai Mohon-mohon karena Ini


Rabu, 01 April 2020 - 21:08:35 WIB
Ya Allah, Gubernur Jateng sampai Mohon-mohon karena Ini Gubernur Jawa Tengah (Jateng), Ganjar Pranowo. Ist

JAKARTA, HARIANHALUAN.COM -- Aksi penolakan pemakaman jenazah warga positif virus corona (Covid-19), mulai terjadi di beberapa wilayah. Gubernur Jawa Tengah (Jateng), Ganjar Pranowo meminta masyarakat tidak lagi melakukan hal ini.

Bahkan, Ganjar merasa miris dengan beberapa berita penolakan pemakaman. Dia meminta tolong, agar kejadian serupa tidak kembali terjadi.

"Tolong, tolong betul saya meminta. Jangan ada lagi penolakan terhadap jenazah yang dinyatakan positif corona. Mari kita jaga perasaan korban dan keluarganya," kata Ganjar, dilansir dari Warta Ekonomi (Haluan Media Group), Rabu (1/4/2020).

Dia menegaskan, sudah bertanya ke sejumlah pakar kesehatan terkait hal ini. Dari situ diketahui, pasien meninggal dimakamkan sesuai prosedur, maka tidak akan menimbulkan penularan.

"Kalau sudah dilakukan sesuai prosedur, jenazah sudah dibungkus dan dikubur, itu tidak apa-apa. Virusnya ikut mati di sana. Yang penting jangan ikut melayat," tegasnya.

Stigmatisasi dan penolakan itu akan menyakitkan hati keluarga korban. "Kasihan mereka, mereka itu bukan musuh kita. Justru mereka butuh dukungan. Ingat lho, sudah banyak yang sembuh dari penyakit ini," ucapnya.

Untuk itu, Ganjar memohon pada masyarakat untuk tidak melakukan penolakan. Sebab, pemerintah telah memiliki ketentuan yang sesuai standar protokol kesehatan.

Penolakan dari masyarakat justru akan semakin membuat keluarga terpukul. Mereka yang kehilangan orang tercinta sudah megnalami beban berat, bahkan tidak boleh mendekat sekadar melihat wajah jenazah.

"Jagalah perasaan mereka, kita harus merasakan sakitnya seperti apa mereka saat ini. Mereka sudah sangat sakit dengan kondisi ini, tolong jangan ditambah lagi perasaan sakitnya mereka. Mari kita berikan dukungan dan semangat bersama-sama," ucapnya.

Sekadar diketahui, aksi penolakan pemakaman jenazah yang meninggal akibat Covid-19 terjadi di beberapa tempat. Warga berdalih takut tertular virus dari jenazah yang dimakamkan. Bahkan, ada jenazah yang sudah dimakamkan, terpaksa digali kembali karena adanya penolakan warga. (*)

 Sumber : Haluan Media Group /  Editor : Milna
Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]