Ada 698 Hotel Tutup Karena Corona, Ribuan Karyawan Dirumahkan


Kamis, 02 April 2020 - 12:15:22 WIB
Ada 698 Hotel Tutup Karena Corona, Ribuan Karyawan Dirumahkan ilustrasi corona

JAKARTA, HARIANHALUAN.COM -- Pandemi virus corona atau Covid-19 yang kini menyerang Indonesia telah membuat keterpurukan dalam berbagai sektor, salah satunya perhotelan. Tercatat, ada ratusan hotel yang tutup sementara dalam satu bulan terakhir ini. Imbasnya, ribuan karyawan juga turut dirumahkan atau cuti tak ditanggung akibat tutupnya ratusan hotel tersebut.

Berdasarkan data dari Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI), ada sekitar 698 hotel di seluruh Indonesia terpaksa tutup lantaran makin meluasnya ancaman Covid-19. Ketua Umum PHRI, Hariyadi Sukamdani, mengatakan, 698 hotel yang tutup itu berada di berbagai wilayah, di antaranya Bali, Jawa Barat, DKI Jakarta, Manado, Sumatera Utara, Sumatera Barat dan yang lainnya.

Baca Juga : Hasil Survei LSI: 49 Persen Korupsi PNS Terjadi karena Kurang Pengawasan

"Kami baru menerima data resmi bahwa 698 hotel yang tersebar di seluruh Indonesia akan tutup operasionalnya sementara," kata Hariyadi, dilansir dari CNBC Indonesia, Rabu (1/4/2020).

Adapun terkait dengan restoran yang tutup, Hariyadi mengaku hingga kini belum mendapatkan data lengkapnya. "Kalau restoran kami belum dapat angka pasti. Jadi belum bisa memberi tahu dan jumlahnya susah dimonitor," ujarnya. 

Baca Juga : Berikan Teladan kepada Masyarakat, Jubir Pastikan Jokowi-Ma'ruf Beserta Seluruh Menteri Tak Akan Mudik

Hariyadi mengaku, dirinya belum bisa memastikan jangka waktu ditutupnya ratusan hotel tersebut. Pasalnya, menurut dia, pemerintah juga telah membatasi aktivitas masyarakat. "Hotel ini ikutin demand (permintaan). Kalau enggak ada tamu ya sepi. Pemerintah juga meminta tidak ada aktivitas untuk saat ini," jelasnya.

Dia mengatakan, para karyawan hotel juga sangat terdampak dengan tutupnya ratusan hotel tersebut. Apalagi, menurutnya, pihak hotel menerapkan cuti di luar tanggungan perusahaan. Meski begitu, Hariyadi meyakini tidak ada pemutusan kerja atau PHK terhadap para karyawan hotel tersebut.

Baca Juga : Usai Badai Seroja, Muncul Danau Baru di Kota Kupang

"Ada yang terima gaji sesuai waktu kerja dan ada yang tidak karena mungkin perusahaan tidak memiliki cash flow," paparnya. (*)

Editor : Agoes Embun | Sumber : Haluan Media Group
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]