Dihantam Corona, Kunjungan Wisman ke Sumbar Anjlok 21,5 Persen


Kamis, 02 April 2020 - 13:53:12 WIB
Dihantam Corona, Kunjungan Wisman ke Sumbar Anjlok 21,5 Persen Kunjungan wisatawan asing melalui Bandara Internasional Minangkabau. Foto: Milna

PADANG, HARIANHALUAN.COM -- Jumlah kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ke Sumbar per Februari 2020 menurun 21,5 persen, dibanding periode yang sama tahun 2019. Penurunan signifikan ini dipengaruhi mewabahnya penyebaran virus Corona atau Covid-19 di seluruh dunia.

Dilansir dari data Badan Pusat Statistik (BPS) Sumbar, Kamis (2/4/2020), bahwa kunjungan wisman yang datang ke Sumbar melaluj Bandara Internasional Minangkabua (BIM) pada Februari 2020 hanya 4.038 orang, mengalami penurunan 6,98 persen dibanding wisman Januari 2020 yang tercatat sebanyak 4.341 orang.

Padahal, jika dibandingkan pada periode Februari 2019 kemarin yang mencapai 5.155 orang, atau mengalami peningkatan sebanyak 13,70 persen. dibanding periode yang sama tahun 2018.

"Penurunan ini salah satu faktor besarnya karena wabah virus Corona, sehingga setiap negara melakukan pembatasan kunjungan, atau menunda bepergian," kata Kepala BPS Sumbar, Pitono.

Menurut Pitono, data wisman yang datang ke Sumbar melalui BIM, periode Februari 2020 juga menurun 6,98 persen dibanding periode Januari 2020 mencapai 4.341 orang. Pasalnya, banyak orang menunda bepergian di awal tahu. Apalagi saat ini ada pembatasan kunjungan akibat wabah Covid-19.

Kendati begitu, Tingkat Penghunian Kamar (TPK) hotel berbintang di Sumbar pada Februari 2020 mencapai rata-rata 46,55 persen, atau meningkat 2,35 persen dibanding Januari 2020 sebesar 44,21 persen. Namun bila dibandingkan pada periode yang sama tahun 2019, terjadi penurunan, sebab TPK hotel rata-rata mencapai 53,11 persen.

Dengan demikian, selama 2 bulan terakhir tahun 2020, total wisman yang berkunjung ke Sumbar mencapai 8.379 orang, atau turun 13,37 persen disbanding periode yang sama tahun 2019 yang mencapai 9,672 orang.

BPS Sumbar memperkirakan, kunjungan wisman ke Sumbar beberapa bulan ke depan juga akan terjadi penurunan. Pitono menyebut, faktor terbesar terjadi penurunan wisman ke Sumbar disebabkan adanya pembatasan kunjungan dan penutupan objek wisata karena Covid-19.

Terlebih, selama ini wisman terbesar dari Malaysia mencapai 82,59 persen, kemudian diikuti Australia, Singapura, Perancis, Amerika Serikat, Jepang, Thailand, Brasil, dan Belanda.

"Negara-negara asal wisman itu sekarang zona merah Covid-19, ini sehingga adanya pembatasan mereka ke luar, dan kita juga mengurangi penerbangan dari negara itu," ujarnya. (*)

Reporter : Milna /  Editor : Milna

Akses harianhaluan.com Via Mobile harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]