Komisi III DPRD Minta Dishub Padang Perketat Pengawasan di Akses Masuk


Kamis, 02 April 2020 - 21:13:22 WIB
Komisi III DPRD Minta Dishub Padang Perketat Pengawasan di Akses Masuk Ketua Komisi III DPRD Kota Padang, Oesman Ayub. Foto: Milna

PADANG, HARIANHALUAN.COM -- Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Padang meminta Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Padang melakukan pengawasan secara ketat pada pembatasan secara selektif bagi pendatang yang masuk ke Kota Bingkuang.

Langkah memperketat dan membatasi akses masuk Kota Padang merupakan hal yang utama dan prioritas dilakukan oleh Dishub Kota Padang. Selain melakukan edukasi dan imbauan social distancing di tengah masyarakat.

Permintaan tersebut disampaikan Anggota DPRD Kota Padang sekaligus Ketua Komisi III DPRD Kota Padang, Oesman Ayub kepada Harianhaluan.com, Kamis (2/4/2020) menyikapi merebaknya ancaman virus Corona atau Covid-19 di seluruh dunia, termasuk di Kota Padang.

"Dishub harus serius mengawal perbatasan ini. Jangan minta partisipasi masyarakat sebab mereka yang masuk ke Padang rata-rata dari luar daerah. Dishub harus betul-betul menstop orang yang dari luar masuk ke kota Padang, distop satu per satu kendaraan yang masuk," kata Oesman Ayub.

Maka dari itu, Politikus Partai Nasdem itu mendesak Dishub bekerja secara maksimal pada titik ruas jalan yang ditutup untuk mobil pribadi, seperti Jalan Adinegoro (dari arah utara), Sutan Syahrir (dari arah Selatan) dan Simpang Lubuk Begalung (dari arah timur). Serta, akses masuk pemeriksaan di Jalur By Pass.

"Dishub bisa menugaskan petugas disetiap tiga titik tersebut. Petugas itu bisa memberhentikan setiap kendaraan yang masuk, harus dijaga ketat akses masuk di Kota Padang," ujar Oesman Ayub.

Sebagai komisi yang bermitra langsung dengan Dishub Padang, Oesman Ayub menyayangkan statmen Kepala Dishub (Kadishub) Padang disebuah media cetak. Pasalnya, dalam media cetak tersebut Kadishub Padang mengatakan penutupan akses di tiga pintu masuk kedalam Kota Padang membutuhkan kepatuhan masyarakat dengan.

"Jangan ini yang dia minta (kepatuhan masyarakat, red). Karena masyarakat yang masuk banyak berasal dari luar kota Padang. Mereka tidak mengetahui hal itu. Seharusnya Dishub betul-betul serius dalam menjaga perbatasan. Seperti, diberhentikan setiap kendaraan yang masuk, diperiksa satu per satu," geram Oesman Ayub.

Tak hanya itu, Oesman Ayub membeberkan, bahwa dalam media tersebut Kadishub juga mengaku sudah melakukan evaluasi terkait perbatasan selektif meskipun sudah menghambat tiga titik tersebut, serta masih banyak kendaraan yang masuk ke Kota Padang.

"Dengan mengeluarkan statmen tersebut artinya Dishub Padang tidak mampu mengatasi persoalan itu. Seharusnya kalimat tersebut dilontarkan oleh Pengamat Transportasi, namun sayangnya Kadishub sendiri yang mengaku perbatasan selektif tidak maksimal. Ini artinya dia berarti betul-betul tidak mampu," kecam Oesman Ayub. (*)

loading...
Reporter : Milna /  Editor : Milna
Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]