Miris, Pos Perbatasan Pemantauan Covid-19 Pasaman Minim Fasilitas


Kamis, 02 April 2020 - 23:35:38 WIB
Miris, Pos Perbatasan Pemantauan Covid-19 Pasaman Minim Fasilitas Petugas pos perbatasan selatan saat memeragakan pengecekan suhu tubuh kepada Kapolres Pasaman, AKBP Hendri Yahya, Kamis (02/04).

PASAMAN,HARIANHALUAN.COM - Pos pemantauan penyebaran virus pandemi Covid-19 untuk wilayah batas provinsi Sumatera Barat dengan wilayah provinsi tetangga, terpantau tidak memenuhi standar kelengkapan protokol penanganan penyebaran Corona.

Kondisi tersebut terungkap dari kegiatan kunjungan Kepala Polisi Resor (Kapolres) Pasaman, AKBP Hendri Yahya, ke posko perbatasan yang telah dioperasikan pihak Pemerintah Kabupaten Pasaman sejak 23 Maret 2020.

"Kami hanya dilengkapi dengan dua unit alat pengukur suhu tubuh dan beberapa alat pelindung diri sederhana berupa mantel hujan, sarung tangan dan sepatu boot antiair," kata salah seorang petugas lapangan posko perbatasan bagian utara provinsi Sumatera Barat, Erlita Harti, di Muaro Cubadak Kecamatan Rao, Kamis (02/04).

Kemudian, lanjutnya, hingga saat ini belum ada ruangan isolasi bagi orang yang terpantau memiliki gejala terjangkit virus Covid-19, sehingga cukup membahayakan bagi keselamatan petugas yang sedang menjalankan misi kemanusiaan di daerah itu.

Salah seorang petugas lainnya, Lidia Rosa, keterbatasan jaringan internet menjadi kendala tersendiri bagi pos selatan karena banyaknya mahasiswa yang terpaksa menjalankan kuliah daring dan harus mencari titik lokasi yang bisa menangkap sinyal internet.

"Kami kesulitan menjalankan protokol terkait larangan berkumpul dalam jumlah yang banyak, sementara dengan terbatasnya titik lokasi tersebut, menyebabkan mereka harus berkumpul secara bersama-sama tanpa menggunakan alat pelindung diri atau kelengkapan seperti hand sanitizer di lokasi tersebut," ungkapnya.

Menyikapi situasi itu, Kepala Dinas Perhubungan setempat yang juga tergabung sebagai koordinator gugus tugas penanganan Covid-19 Pasaman, Afridansyah, menjelaskan ia  bersama anggota gugus tugas lainnya sudah berupaya maksimal mengatasi kondisi tersebut.

"Berdasarkan rapat terakhir dengan pihak gugus tugas provinsi, pembiayaan pos perbatasan hanya ditanggung oleh kas daerah sampai 30 Maret 2020, dan terhitung 01 April 2020 seluruhnya sudah menjadi tanggung jawab provinsi," ungkapnya.

Ia mengatakan, pada hari ini bantuan peralatan dari pihak provinsi sudah didistribusikan berupa paket alat pelindung diri bagi petugas lapangan, alat periksa suhu tubuh serta beberapa kebutuhan lainnya.

"Khusus penyediaan ruang isolasi, kami segera melakukan koordinasi ke pihaj terkait agar segera dibangun dan difungsikan mengingat semakin meningkatnya arus keluar masuk kendaraan dari luar provinsi ke daerah itu," jelasnya.

Sementara itu, Kapolres Pasaman, AKBP Hendri Yahya, meminta seluruh personel yang bertugas agar tetap semangat dan selalu menjaga diri dari risiko terpapar virus pandemi dunia itu.

"Bapak dan ibu sekalian adalah pahlawan kemanusiaan, ini ibadah kita semua dan yakinlah Tuhan akan membalas amal baik ini setimpal, sesuai niat luhur kita semua," sebutnya.

Pantauan Harianhaluan.com, kondisi minim fasilitas juga terpantau  terjadi pada pos perbatasan provinsi Riau, tepatnya di Desa Cipang Kanan, Kecamatan Rokan IV Koto, Kabupaten Rokan Hulu, yang keberadaannya hanya beberapa ratus meter dari pos selatan Pasaman di daerah Rumbai, Kecamatan Mapat Tunggul Selatan.

Petugas Bhabinkamtibmas dari Polres Rokan Hulu, M Firdaus, mengatakan di posko itu hanya dilengkapi dengan alat ukur suhu tubuh yang dibawa oleh petugas puskesmas setempat.

"Pendanaan pos ini kami maksimalkan dengan menggunakan dana desa, kami tidak punya ruang isolasi, tidak ada ketersediaan masker, hand sanitizer dan tidak punya alat pelindung diri yang memadai," kata dia.(*)

Reporter : Rully Firmansyah /  Editor : NOVA

Akses harianhaluan.com Via Mobile harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]