Ilmuwan China Perkirakan Virus Corona Bisa Terkendali Akhir April


Jumat, 03 April 2020 - 15:10:13 WIB
Ilmuwan China Perkirakan Virus Corona Bisa Terkendali Akhir April Ilustrasi

JAKARTA, HARIANHALUAN.COM - Pakar penyakit pernapasan asal China, Zhong Nanshan, mengatakan pandemi virus corona COVID-19 bisa terkendali pada akhir April ini. Hal ini diungkapkannya, setelah melihat langkah-langkah yang agresif dan efektif untuk mengendalikan virus ini di berbagai negara.

"Dengan langkah agresif dan efektif yang ambil oleh setiap negara, saya yakin pandemi ini bisa dikendalikan. Perkiraan saya sekitar akhir April," ungkap Zhong yang juga bertugas memimpin tim ahli Tiongkok untuk menangani wabah.

"Tapi, setelah akhir April, tidak ada yang bisa mengatakan secara pasti apakah ada wabah virus lain yang datang pada musim semi mendatang, atau jika nanti menghilang saat cuaca lebih hangat," lanjutnya yang dikutip dari Asia One.

Zhong tidak menjelaskan lebih lanjut tentang bagaimana ia bisa mencapai perkiraan tersebut. Tapi, menurutnya para ahli lain juga menyarankan kerangka waktu perkiraan yang sama, berdasarkan perkembangan terbaru yang terjadi di Amerika Serikat dan Eropa yang saat ini menjadi disorot sebagai pusat wabah ini, karena jumlah kasusnya.

Untuk mencapai perkiraan ini, Zhong menegaskan harus adanya kerja sama antar negara di seluruh dunia. Dengan bekerja sama, Zhong percaya pandemi ini bisa teratasi.

"Negara-negara di dunia, termasuk Amerika Serikat, telah mengadopsi dan menjalankan langkah-langkah yang agresif dan efektif. Tak hanya itu, langkah yang paling primitif dan efektif juga dijalankan, yaitu meminta orang-orang untuk tetap berada di dalam rumah," jelasnya.

Di China sendiri, Zhong yakin bahwa prosedur pemantauan dan tindakan karantina sudah tercukupi untuk mencegah adanya gelombang kedua infeksi COVID-19. Selain itu, tes antibodi dan tes swab juga akan disiapkan untuk membantu tim medis, agar lebih mudah mengidentifikasi orang yang membawa virus ini.

Selain itu, Zhong juga berbicara terkait efek jangka panjang setelah terinfeksi COVID-19. Sebuah studi Otoritas Rumah Sakit Hong Kong mengatakan, setiap orang yang sembuh mengalami penurunan fungsi paru-paru 20-30 persen. Ini membuat susah bernapas saat berjalan cepat. (*)

"Berdasarkan pengamatan terhadap pasien COVID-19, kerusakan atau penurunan fungsi paru-paru terutama fibrosis paru, cenderung tidak bersifat jangka panjang. Dan sebagian besar dari mereka, kondisi kesehatannya kembali pulih dalam waktu 6-12 bulan pasca sembuh," kata Zhong. (*)

 Sumber : detikhealt /  Editor : Heldi

Akses harianhaluan.com Via Mobile harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Jumat, 29 Mei 2020 - 09:57:44 WIB

    Muak Dituduh Amerika, Ilmuwan Virus Covid-19 China Beberkan Faktanya

    Muak Dituduh Amerika, Ilmuwan Virus Covid-19 China Beberkan Faktanya HARIANHALUAN.COM -- Amerika Serikat menuduh penyebaran virus corona yang kini jadi pandemi global tak lepas dari tangan-tangan peneliti yang berada di laboratorim di Wuhan, China..
  • Ahad, 24 Mei 2020 - 21:06:17 WIB

    Ilmuwan: Ada yang Aneh di Virus Corona

    Ilmuwan: Ada yang Aneh di Virus Corona HARIANHALUAN.COM - Seorang ilmuwan top di Australia meminta ada investigasi khusus untuk menyelidiki asal muasal sesungguhnya COVID-19 lantaran timnya menemukan bahwa virus tersebut secara unik bisa beradaptasi untuk menginfe.
  • Ahad, 26 April 2020 - 22:45:38 WIB

    Begini Prediksi Ilmuwan Singapura soal Akhir Corona di Indonesia

    Begini Prediksi Ilmuwan Singapura soal Akhir Corona di Indonesia JAKARTA, HARIANHALUAN.COM - Para ilmuwan di Universitas Teknologi dan Desain Singapura (SUTD) memprediksi wabah COVID-19 di Indonesia bakal kelar bulan Juni nanti. Menurut mereka, saat ini Indonesia sudah memasuki masa puncak.
  • Selasa, 14 April 2020 - 10:56:54 WIB

    Ilmuwan Pastikan Vaksin Corona Mulai Tersedia pada September

    Ilmuwan Pastikan Vaksin Corona Mulai Tersedia pada September LONDON, HARIANHALUAN.COM - Kapan pandemi virus corona akan berakhir? Para ilmuwan pun menyatakan wabah itu akan berakhir ketika vaksin Covid-19 bisa ditemukan. Pertanyaannya pun dilanjutkan kapan vaksin tersebut akan ditemuka.
  • Jumat, 14 Februari 2020 - 18:01:12 WIB

    Hasil Studi Ada 5 Kasus Corona di Indonesia, Begini Penjelasan Ilmuwan Harvard

    Hasil Studi Ada 5 Kasus Corona di Indonesia, Begini Penjelasan Ilmuwan Harvard JAKARTA, HARIANHALUAN.COM - Ilmuwan dari Universitas Harvard Marc Lipsitch memberikan penjelasan mengenai hasil studinya soal penyebaran virus corona. Dalam studinya, ia memprediksi setidaknya sudah ada lima kasus virus coron.
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]