Wah, Faisal Basri Sebut Luhut Lebih Berbahaya dari COVID-19


Sabtu, 04 April 2020 - 01:26:31 WIB
Wah, Faisal Basri Sebut Luhut Lebih Berbahaya dari COVID-19 Faisal Basri

JAKARTA, HARIANHALUAN.COM - Ekonom senior Faisal Basri kritik keras Menko Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan. Faisal menyebut Luhut lebih berbahaya daripada virus corona.

Faisal sendiri tidak bicara banyak soal apa yang dia maksud Luhut lebih berbahaya dari virus corona dalam cuitannya.

"Luhut Panjaitan lebih berbahaya dari coronavirus COVID-19," cuit Faisal dalam akun Twitter @FaisalBasri, dilansir dari detikcom, Jumat (3/4/2020).

Hingga berita ini ditulis, setidaknya cuitan Faisal ini telah dibalas netizen sebanyak 780 lebih balasan. Beberapa akun mendukung pernyataan Faisal.

"Say it louder, Pak Faisal! The world needs to hear this," kata salah satu akun.

Beberapa akun lainnya justru mengingatkan agar Faisal berhati-hati dalam bertutur kata, bisa jadi cuitannya merupakan pencemaran nama baik.

"Keras tapi sdh masuk katagori pencemaran nama baik. Ada pertanggungjawaban hukum didalamnya," cuit akun lainnya.

Dilansir dari detikcom yang sudah mencoba meminta klarifikasi Faisal Basri terkait maksud cuitannya tersebut, namun belum mendapat respons. Selain itu, detikcom juga meminta komentar dari pihak Kementerian Koordinator Kemaritiman dan Investasi, dalam hal ini Jodi Mahardi selaku juru bicara, namun belum mendapat respons.

Sebelumnya, Mantan Sekretaris Kementerian BUMN juga sempat menyerang Luhut. Dalam akun YouTube-nya, Said menyoroti persiapan pemindahan ibu kota negara (IKN) dan menghubungkannya dengan penanganan COVID-19.

Said menilai pemerintah saat ini lebih mementingkan peninggalan monumental (legacy) berupa ibu kota baru di atas permasalahan lainnya. Dia juga sempat menyebut Luhut menekan Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati tidak 'mengganggu' dana untuk pembangunan IKN baru, dan hal tersebut dapat menambah beban utang negara

Menanggapi kritik Said, pihak Kemenko Kemaritiman dan Investasi menuntut Said Didu minta maaf. Bila tidak, pihak Luhut akan memidanakan Said Didu.

"Bila dalam 2x24 jam tidak minta maaf, kami akan menempuh jalur hukum sesuai perundang-undangan yang berlaku," kata juru bicara Menko Luhut, Jodi Mahardi, lewat keterangan pers tertulis kepada wartawan, Jumat (3/4/2020). (*)

 Sumber : detik.com /  Editor : Heldi
Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Selasa, 10 Maret 2020 - 12:30:39 WIB

    Wah, Mahfud Bantah RUU Omnibus Law untuk Bantu China

    Wah, Mahfud Bantah RUU Omnibus Law untuk Bantu China JAKARTA,HARIANHALUAN.COM-- Menko Polhukam, Mahfud Md menepis adanya anggapan bahwa omnibus law dibuat untuk pintu masuk negara tertentu masuk ke Indonesia. Mahfud menyebut tak ada urusan omnibus law bagi negara China..
  • Senin, 09 Maret 2020 - 07:50:51 WIB

    Wah, Jumlah Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama Direvisi

    Wah, Jumlah Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama Direvisi JAKARTA,HARIANHALUAN.COM-Pemerintah berencana merevisi hari libur dan cuti bersama di tahun 2020 ini. Revisi ini akan dilakukan oleh Kemenko PMK serta sejumlah kementerian terkait dalam sebuah rapat pagi ini,  Senin (9/3/202.
  • Jumat, 06 Maret 2020 - 20:40:21 WIB

    Wah, Pemerintah Lobi SBY untuk Mendukung Omnibus Law Ciptaker 

    Wah, Pemerintah Lobi SBY untuk Mendukung Omnibus Law Ciptaker  JAKARTA,HARIANHALUAN.COM--Presiden ke-6 RI, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) terus  didekati pemerintah  untuk mendukung Omnibus Law RUU Cipta Kerja yang kini  didera glombang aksi penolakan..
  • Selasa, 25 Februari 2020 - 22:55:58 WIB

    Wah, Pria dan Perempuan Dipisahkan Saat Tes CPNS di Aceh

    Wah, Pria dan Perempuan Dipisahkan Saat Tes CPNS  di Aceh BANDA ACEH, HARIANHALUAN.COM–Pelaksanaan ujian seleksi kompetensi dasar (SKD) dalam penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Kementerian Agama (Kemenag) Aceh pada 2020 akan berbeda dengan ujian di CPNS lainnya. .
  • Selasa, 21 Januari 2020 - 00:26:50 WIB

    Wah, Ada Lowongan Pekerjaan di BPJAMSOSTEK

    Wah, Ada Lowongan Pekerjaan di BPJAMSOSTEK JAKARTA,HARIANHALUAN.COM - Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (BPJAMSOSTEK) kembali memberikan kesempatan bagi putra putrì terbaik bangsa lulusan D3 dan S1 yang ingin bergabung di badan yang menyelenggarakan .
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]