Ketua KNPI Pasaman Tolak Pembangunan Gedung Baru DPRD


Sabtu, 04 April 2020 - 13:30:38 WIB
Ketua KNPI Pasaman Tolak Pembangunan Gedung Baru DPRD Gedung lama DPRD Pasaman saat dilakukan pembongkaran. Rencananya, gedung ini akan dibangun bertingkat dan menelan dana APBD sebesar Rp20 miliar.

PASAMAN, HARIANHALUAN.COM -- Pembangunan gedung baru DPRD Kabupaten Pasaman, mulai mendapat penolakan dari sejumlah elemen masyarakat di daerah itu. Ditambah lagi pembangunan gedung tersebut menelan dana hingga Rp20 miliar.

Ketua KNPI Kabupaten Pasaman, Muhammad Fatahuddin Daulay menilai pembangunan tersebut bukan program prioritas yang dibutuhkan masyarakat Pasaman. Menurutnya, ada hal lebih prioritas yang harus dilakukan oleh pemerintah daerah itu saat ini.

"Soal pembangunan gedung DPRD Pasaman saya tidak setuju, di tengah urusan rakyat hari ini belum selesai. Saya berharap teman-teman media menyoroti terkait mekanisme pembangunan gedung DPRD yang terkesan di paksakan itu," terangnya saat dihubungi Harianhaluan.com, Sabtu (4/4/2020).

"Ditambah lagi dengan peruntukan gedung hari ini, kenapa tidak di cari saja lahan lain, wong tanah Pasaman masih banyak yang kosong," tambahya.

Menurutnya, program yang perlu diprioritaskan oleh Bupati Pasaman adalah membangun infrastruktur secara adil dan merata di beberapa nagari yang kondisinya masih sangat memprihatinkan. Selain itu, perhatian Pemda dalam menangani sumber daya manusia.

"Bupati Pasaman, Yusuf Lubis harus fokus lagi dalam pengentasan kemiskinan dan pemerataan pembangunan di nagari-nagari terpencil dan terisolir," ujarnya.

Ayah dua anak ini, menilai kepemimpinan Yusuf Lubis sebagai Bupati Pasaman gagal total mewujudkan masyarakat sejahtera, agamis dan berbudaya. Dikatakan, banyak janji saat pilkada lalu hingga kini belum ditunaikan.

Cap yang disematkan oleh masyarakat terhadap pemerintah daerah setempat, kurang memperhatikan nasib rakyatnya, menurutnya benar adanya. Banyak indikator yang dapat membuktikan ketidak berpihakan itu.

"Belum begitu lama, masih segar diingatan kita, masyarakat Sopan, Kecamatan Mapattunggul Selatan. Ada seorang Ibu meninggal karena mau melahirkan, di tandu karena buruknya akses jalan," katanya.

Belum lagi, anak-anak Pasaman di Mapattunggul Selatan sana, salah satu kecamatan paling terpencil dan terisolir harus rela berjalan kaki melewati jalan setapak ditengah hutan rimba agar bisa ke sekolah, akibat belum tersentuh kue pembangunan.

"Pilu, ketika melihat adik-adik generasi kita yang sampai 8 jam berjalan kaki, melewati hutan rimba untuk sekolah dasar di Rotan Getah, Mapattunggul Selatan. Jadi, pantaskah kita menyetujui pembangunan gedung DPRD tersebut?," ucapnya.

"Alasan kenapa belum dilakukan pembangunan jalan ke daerah pinggiran Pasaman hingga hari ini, alasannya begitu klasik, berulang-ulang mengatakan minimnya kue anggaran. Kenyataannya, gedung mewah yang nilainya Rp20 M itu mereka bangunkan," sambungnya.

Para petani di daerah itu juga menjerit, karena minimnya perhatian pemerintah daerah. Banyak petani kesulitan mendapatkan pupuk dan minimnya alat sistem pertanian (alsintan) untuk mereka menggarap lahan pertanian.

Hal senada juga diungkapkan oleh tokoh pemuda Lubuksikaping, Afif. Menurutnya, pembangunan gedung DPRD dengan dana mencapai puluhan miliar itu sudah melukai hati rakyat kecil.

Padahal, menurut Afif, usia bangunan untuk melakukan rehab berat minimal 50 tahun. Instalasi bangunan lama DPRD kondisinya juga masih dalam keadaan bagus.

"Anehnya, bangunan lama DPRD yang masih kokoh dan dalam masa perawatan pun diruntuhkan," pungkasnya.

Ia berharap, Bupati harus lebih teliti lagi dalam menentukan arah kebijakan pembangunan. Itu penting dilakukan agar masyarakat merasa nasibnya tidak diabaikan oleh pemerintah daerah setempat.

"Dan harus ada skala prioritas yang berdampak langsung kepada perekonomian masyarakat bukan hanya segelintir elit politik," ujarnya. (*)

Reporter : Yudi /  Editor : Milna

Akses harianhaluan.com Via Mobile harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]