Canggih! Restoran Australia Kirim Pizza Pakai Drone ke Warga Terpencil


Sabtu, 04 April 2020 - 13:38:38 WIB
Canggih! Restoran Australia Kirim Pizza Pakai Drone ke Warga Terpencil Ilustrasi drone.

BIRDUM, HARIANHALUAN.COM -- Sebuah restoran di Australia menggunakan drone untuk mengantar pesanan ke pembeli, di tengah lockdown yang ditetapkan pemerintah. Pizza dan bir dikirim dengan drone ke peternakan terpencil di pedalaman Australia.

Itu dilakukan untuk berbagi sepotong keceriaan bagi warga yang berada dalam isolasi ekstrim saat lockdown, yang diterapkan pemerintah dalam upaya menangani wabah virus corona.

Dunmarra Wayside Inn sebuah restoran pinggir jalan yang biasanya ramai di Wilayah Utara Australia, memakai drone dalam uji coba pesan antar yang diharapkan bisa rutin dilakukan tiap minggu.

"Area peternakan yang kami kirimkan sangat menyukainya. Mereka memakannya untuk sarapan di pagi berikutnya," kata Ben Anderson manajer dan juru masak pizza, dikutip dari Kompas.com, Sabtu (4/4/2020).

Restoran itu telah mencoba mengirimnya diam-diam, dan tetap akan begitu sampai yakin pengiriman dengan drone berhasil sepenuhnya.

"Kami sudah memasukkan oven pizza besar-besaran, yang kami simpan sangat rahasia," ungkap Anderson.

Namun kabar tentang pesan antar via udara ini terbukti sulit ditekan penyebarannya.

Pada Jumat ia menerima telepon pesanan dari salah satu stasiun radio, untuk mengirim ke Perth yang berjarak lebih daro 3.000 kilometer.

Anderson dengan berat hati menolak pesanan itu. "Itu di luar jangkauan kami," katanya.

Dia menuturkan saat ini timnya baru merencanakan jarak pengiriman dalam radius 100 kilometer.

Untuk membantu, bukan bisnis

Ide ini dibuat ketika pembatasan perjalanan diterapkan di waktu ketika biasanya banyak turis datang, sehingga menghentikan aliran karavan dan banyak kamar hotel yang kosong.

Perjalanan domestik di Wilayah Utara juga dikontrol ketat, yang memunculkan kekhawatiran bagi masyarakat terpencil.

Gagasan untuk menerbangkan pizza dan suplai lainnya ke daerah terpencil lebih untuk membantu warga daerah tersebut daripada usaha bisnis.

Hal itu disampaikan pemilik penginapan Gary Frost kepada stasiun televisi nasional ABC.

"Kami melakukannya sebagai bentuk keramahan dan mencoba untuk membantu orang lain," lanjutnya.

Dalam peraturan pemerintah, pengiriman barang harus ditinggalkan di pintu dan penghuni harus mengambilnya sendiri.

"Aku berkata ke bos, mungkin kita harus memakai parasut dan menjatuhkannya ke langit, tetapi Anda tidak tahu di mana barang itu akan mendarat," kata Anderson. (*)

 Sumber : Kompas.com /  Editor : Milna

Akses harianhaluan.com Via Mobile harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]